spot_img
Wednesday, June 19, 2024
spot_img

1.195 Jemaah Haji Kota Malang Diberangkatkan dari Lapangan Rampal

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Termasuk Dua Wartawan Malang Posco Media

MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Suasana haru mengiringi keberangkatan 1.195 jemaah haji asal Kota Malang, di Lapangan Rampal, Kamis (16/5) jam 05.45 pagi. Sejumlah sanak saudara mengantarkan secara langsung keluarganya yang berangkat ibadah ke tanah suci pada tahun ini. Termasuk tahun ini ada dua wartawan Malang Posco Media yang berangkat haji, Reni SP beserta suami yang diberangkatkan dari Rampal dan Buari beserta istri yang berangkat dari Kabupaten Malang.


Salah satunya Alfiana Nikmah Fadhilah (21) warga Sumbersari yang mengantarkan keberangkatan kedua orang tuanya. Ia bersyukur kedua oran

g tuanya akhirnya bisa berangkat menjalankan rukun Islam kelima tersebut.
“Saya merasa senang sekaligus sedih karena ditinggal juga. Alhamdulillah bisa berangkat dan alhamdulillah orang tua saya sudah menyiapkan semuanya, kesehatan fisik, mental dan semuanya,” ujar Alfi, sapaannya, dengan berurai air mata.


Ia menyebut, kedua orang tuanya ini telah mendaftar sejak 2012 lalu. Artinya sudah menunggu sekitar 12 tahun untuk mengantre berangkat haji. Ia pun mendoakan agar pelaksanaan ibadah haji orang tuanya berjalan dengan lancar.


“Memang sudah ditunggu-tunggu, karena sebenarnya estimasi berangkat itu tahun 2021 lalu. Itu karena (pandemi) Covid-19, jadi akhirnya ditunda dan baru bisa berangkat di 2024 ini. Ini anugerah dan nikmat masih bisa berangkat,” tutur dia.


Pemberangkatan haji asal Kota Malang sendiri terbagi menjadi empat kloter dan tiga sesi. Untuk kloter 21 dan 22 diberangkatkan pada pukul 05.45 pagi dengan sebanyak 18 bus. Sementara untuk kloter 23 diberangkatkan pada pukul 10.00 dan kloter 24 pada pukul 11.00 dengan sebanyak 11 bus. Total ada 29 bus yang mengantar sebanyak 1.195 jemaah haji asal Kota Malang ini.


Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat yang memberangkatkan secara langsung para jemaah haji ini berharap para jemaah haji bisa menjalankan ibadah haji dengan lancar, sehingga terwujud haji mabrur. Ia menitip pesan kepada jemaah untuk fokus ibadah sembari tetap menjaga kesehatan fisiknya.


“Terkait dengan jemaah haji pada kali ini berbeda. Tadi disampaikan kalau tahun kemarin itu bayar dulu baru bisa berangkat, sekarang kesehatan dulu. Kalau memang kesehatannya bisa, baru bisa bayar. Itu untuk menghindari kejadian yang pernah terjadi di tahun sebelumnya. Kami mendoakan menjadi haji mabrur dan kami menitipkan kepada mereka supaya mendoakan juga agar Kota Malang dan Pemkot Malang dapat lebih baik lagi,” tutupnya. (ian/aim)

spot_img

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img