spot_img
spot_img

2023, Bapenda Perluas Lokasi Program BMW

MALANG POSCO MEDIA, MALANG- Tahun 2023, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Malang kembali menggelar program Bapenda Menyapa Warga (BMW). Bahkan, lokasi yang dipilih juga akan diperbanyak. Hal ini disampaikan Kepala Bapenda Kabupaten Malang, Dr. Made Arya Wedhantara, SH, MSi, kepada Malang Posco Media kemarin.

Dia mengatakan, saat ini masih dalam proses pemetaan untuk tempat digelarnya program BMW ini. “Bila tahun lalu BMW digelar satu atau dua titik di tiap kecamatan, kalau tahun ini bisa lebih dari dua titik. Lokasinya sedang dipetakan,” ungkapnya. Pria ini mengingatkan bila program tersebut, tetap digagas oleh Bapenda Kabupaten Malang.

“Masih sama seperti tahun lalu, seluruh staf Bapenda Kabupaten Malang turun ke lapangan, memberikan pelayanan kepada masyarakat, dengan memberikan pelayanan pembayaran pajak, agar masyarakat tidak jauh – jauh dalam membayar. Cukup di titik yang sudah ditetapkan, masyarakat bisa terlayani dengan baik,” urai Made, sapaannya.

Berita Lainnya:  Sempat Jual Sketsa di Alun-Alun, Kini Punya Studio Sendiri

Menurut mantan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Malang itu, program BMW tetap menekankan agar petugas Bapenda dekat dengan masyarakat. Melalui BMW, tidak hanya bisa membayar pajak. Tapi juga melakukan perbaikan SPPT PBB. “Perbaikan SPPT PBB tidak lama. Jika syarat yang dibawa lengkap, ditambah jaringan internet lancar, sudah bisa dilakukan perbaikan,” kata dia.

Menurutnya, Bapenda Kabupaten Malang setiap tahun mencetak ratusan ribu SPPT PBB, dengan dasar menggunakan data tahun sebelumnya. “Kadang ini mendapat komplain, karena data yang tertera salah. Ini tetap bisa dilakukan perbaikan tapi wajib disertai dengan syarat yang sudah ditentukan,” ungkapnya. Dia berharap, dengan perluasan titik lokasi, Pendapatan Asli Daerah (PAD) berpotensi meningkat.

Berita Lainnya:  Wabup Didik: Tingkatkan Sinergitas Tangani Stunting Hingga Pernikahan Dini

“Begitu BMW digelar, semangat masyarakat membayar pajak lebih tinggi. Ini yang kami manfaatkan. Dengan semangat untuk membayar kewajiban itu, pendapatan pajak pun tentu lebih tinggi,” ungkap Made. Salah satunya adalah pendapatan dari PBB yang meningkat dari tahun ke tahun. Tahun 2021 pendapatan dari PBB mencapai Rp 84 miliar.

Sedangkan tahun 2022, naik menjadi Rp 94 miliar. “Tahun ini, targetnya Rp 140 miliar. Dengan BMW yang intens dilakukan, kami yakin pendapatan PBB ini dapat mencapai target, termasuk semua jenis pajak lain yang dikelola Bapenda, seperti pajak hotel, restoran, hiburan, reklame, PPJ, MBLB, parkir, air tanah, dan BPHTB,” tutupnya. (ira/mar)

BERITA LAINNYA