spot_img
Thursday, June 20, 2024
spot_img

3700 Orang Ramaikan Karnaval di Bunut Wetan

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Malang Posco Media, Malang -Puluhan romusha terlihat di Jalan Raya Bunut Wetan. Dengan tubuh kurus penuh luka, mereka tampak bekerja keras. Mengangkat kayu besar dengan tenaga yang lemah. Langkahnya pun sempoyongan. Belum lagi dengan kaki yang dirantai membuat para romusha susah bergerak.

Disisi lain tampak tentara Jepang bertingkah bringas. Mereka tidak segan memukul warga yang berjalan lemah. Menggunakan bahasa Jepang, para tentara ini memerintah para romusha bekerja lebih keras.


Tentu saja pemandangan itu bukan kejadian sebenarnya. Kerja keras para romusha ini adalah penampilan taterikal yang diperankan warga RT 08 RW07 Desa Bunut Wetan saat gelaran karnaval budaya Minggu (27/8) siang tadi.

“Mengangkat romusha di salah satu penampilan kami untuk mengingat. Bahwa Kemerdakaan Republik Indonesia diraih dengan kerja keras, penuh darah dan air mata, ” Kata Yaqin salah satu pemain teaterikal romusha.

Meskipun jauh dari kawa mewah dan megah untuk penampilan karnaval, tali Yaqin dan warga lainnya senang dan bangga. Karena penampilan teaterikal yang dibawakan, itu sebagai upaya mengingat kembali, peristiwa kala itu.

“Melalui penampilan ini, kami mengajak warga untuk menghargai. Melalui profesinya masing-masing selalu menjaga peratuan dan kesatuan. Selain itu juga mengajak seluruh warga untuk memegang teguh NKRI, tidak mudah terpecah belah apapun kondisinya,” Katanya.

Sementara itu tidak hanya penampilan RT08 RW07 saja yang heboh dengan aksi teaterikal romushanya. Penampilan warga lainnya pun sangat heboh. Ada yang tampil dengan pakaian nusantara, ada yang ala kerajaan lengkap dengan miniatur candi, keris atau properti lainnya.

Kepala Deaa Bunut Wetan Buchori mengatakan karnaval budaya digelar Pemerintah Desa Bunut Wetan untuk memeriahkan HUT Ke 78 Kemerdekaan RI.

“Sesuai dari laporan ketua panitia total jumlah peserta karnaval 3.700 orang. Mereka merupakan perwakilan seluruh RW se Desa Bunut Wetan, ” katanya.

Buchori mengatakan di desanya ada 9 RW. Masing-masing tampil all out.


“Ini juga menjadi ajang kreatifitas para warga. Alhamdulillah sejak siang tadi semuanya sangat antusias dan semangat, ” urainya.(ira/jon)

spot_img

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img