spot_img
Sunday, February 25, 2024
spot_img

40 Sertifikat Tanah Jalan Selesai, Permudah Pengelolaan Jalan untuk Masyarakat

Berita Lainnya

Berita Terbaru

MALANG POSCO MEDIA, KOTA BATU – Pemerintah Kota Batu menerima sebanyak 40 sertifikat tanah jalan dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Batu Selasa (30/1) kemarin. Sertifikat diterima langsung oleh Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai dari Plt Kepala Kantor Pertanahan, Kresna Fitriansyah di Ruang Kerja Wali Kota Batu.

Pj. Wali Kota Batu didampingi kepala BKAD, Eny Rachyuningsih mengatakan bahwa penyerahan 40 sertifikat merupakan aset milik Pemkot Batu berupa tanah jalan yang ada di wilayah Kota Batu. “Alhamdulillah, 40 sertifikat tanah jalan milik pemerintah kota Batu telah diserahkan secara langsung oleh Bapak Kepala Kantor Pertanahan,” ujar Pj. Aries.

Dengan penyerahan ini ke depan Pemkot Batu akan lebih mudah mengelola tanah jalan dan memberikan terbaik untuk masyarakat. Ini sekaligus dalam rangka mewujudkan tertib administrasi pemerintah daerah.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada Kantor BPN dan semua yang terlibat. Dengan penyerahan ini kami bisa memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat dengan pengelolaan jalan yang lebih baik, sekaligus sebagai salah satu wujud tertib administrasi dalam menyelamatkan aset negara,” tegasnya.

Sebelumnya disampaikan oleh Kepala BKAD Kota Batu, Eny Rachyuningsih untuk jumlah tanah milik Pemkot Batu mencapai 858 bidang. Total aset tersebut terbagi atas 279 bidang tanah dan 579 bidang tanah jalan.

“Untuk aset yang telah disertifikasi hingga November 2023 kami telah menyelesaikan 203 bidang. Dari total tersebut terbagi atas 169 bidang tanah dan 34 bidang ruas tanah bawah jalan,” ujar Eny kepada Malang Posco Media.

Sedangkan sertifikasi yang masih dalam proses sampai November 2023 meliputi 61 bidang tanah. Dari total 61 bidang tanah, 59 bidang dalam proses dan 2 sudah selesai namun belum diserahkan.

Kemudian untuk tanah jalan yang proses ada 99 bidang. Meliputi 61 bidang telah terbit peta bidang dan 38 proses pendaftaran peta bidang.

“Sementara tanah yang belum tercapai target atau belum proses sejumlah 495 bidang. Jumlah tersebut terbagi atas 25 bidang aset yang berasal dari Tanah Kas Desa seperti fasilitas pendidikan dan kesehatan,” paparnya. Selanjutnya 25 bidang aset sedang dalam pengumpulan berkas dokumen serta 445 bidang tanah jalan. (eri)

spot_img

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img