Saturday, August 30, 2025

5 Langkah Strategis Disiapkan Atasi Sampah

Berita Lainnya

Berita Terbaru

MALANG POSCO MEDIA, KOTA BATU– Pemkot Batu tak main-main dalam menangani masalah sampah yang belum terurai sampai saat ini. Bahkan Pemkot Batu telah menyiapkan langkah strategis dalam mengatasi permasalahan pengelolaan sampah di Kota Wisata.

“Yang jelas kami tak ingin masalah pengelolaan sampah hanya pada tataran pembahasan. Tapi harus ada target penyelesaian. Yang terbaru saya bersama Mas Heli telah menggelar rapat terbatas beberapa waktu lalu terkait percepatan pengelolaan sampah bersama Kepala OPD,” ujar Wali Kota Batu, Nurochman kepada Nurochman, Kamis (7/8) kemarin.

Ia menjelaskan dalam rapat tersebut menjadi bagian dari tindak lanjut arahan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Hanif Faisol Nurofiq, saat berkunjung ke TPA Tlekung beberapa waktu lalu. Menindaklanjuti hal tersebut, dalam rapat terbatas tersebut Pemkot Batu menyepakati lima langkah strategis untuk mempercepat penanganan dan pengurangan sampah di Kota Batu.

“Lima langkah tersebut meliputi pengurangan timbulan sampah sebesar 44.000 ton/tahun baik dari rumah tangga maupun kawasan, Kickoff gerakan dekomposter desa/kelurahan dengan pendistribusian dan uji laboratorium 10.000 paket komposter skala rumah tangga,” bebernya.

Kemudian lanjut Cak Nur, Green Nation Campaign, melalui aksi bersih kota dan panen raya kompos untuk masyarakat, serta penguatan kelembagaan dan infrastruktur TPS3R dan rumah kompos di tingkat kecamatan dan RW.

“Kami targetkan penyusunan roadmap pengelolaan sampah 2026 selesai dengan mengintegrasikan pendanaan dari APBD minimal 3 persen, dana desa, CSR, hingga bantuan pihak ketiga,” terangnya.

Selain itu Cak Nur juga menyampaikan bahwa pengelolaan sampah harus dimulai dari hulu, dengan kesadaran kolektif warga untuk memilah sampah dari rumah. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dan partisipasi aktif masyarakat dalam membangun budaya bersih dan ramah lingkungan.

Pemkot Batu akan memperkuat edukasi dan pendampingan teknis kepada masyarakat, RT/RW, serta kelembagaan pengelola sampah agar mampu mandiri dan berkelanjutan. “Ke depan, tidak hanya infrastruktur yang kami benahi, tetapi juga perilaku. Kota Batu harus menjadi percontohan kota wisata yang bersih dan lestari,” tegasnya. Cak Nur beharap rapat terbatas yang telah dilaksanakan tersebut menjadi titik awal konsolidasi dan penguatan komitmen bersama seluruh elemen pemerintahan di Kota Batu dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang berkelanjutan, sesuai dengan arahan Menteri LHK. (eri/udi)

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img