Akibat Ratusan Pelamar Tak Lulus Seleksi
MALANG POSCO MEDIA– Ratusan peserta seleksi PPPK di Pemkab Malang dan Pemkot Malang gagal seleksi. Mereka gagal di uji kompetensi.
Di Kabupaten Malang terdapat 775 peserta gagal seleksi lowongan tenaga teknis. Jumlah tersebut sesuai data pengumuman Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Total peserta PPPK tenaga teknis yang mengikuti uji kompetensi 1.039 orang. Yang lolos 264 orang,’’ kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Malang Nurman Ramdasnyah.
Dia mengatakan jumlah yang lolos saat ini belum dapat memenuhi kebutuhan formasi PPPK tenaga teknis di Pemkab Malang.
“Sesuai usulan yang disetujui, formasi untuk PPPK tenaga teknis 358 orang. Sedangkan yang lolos baru 264. Masih kurang 94,’’ tambah Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Malang ini.
Lantaran itulah, dia berharap dalam rekrutmen PPPK tahun berikutnya, kuota untuk formasi tenaga teknis dapat ditambah. Itu sebagai upaya mengisi formasi yang kosong tersebut.
“Untuk saat ini ya diisi oleh pegawai lainnya. Secara prinsip tidak ada masalah sebelumnya, hanya saja beban pekerjaan pegawai bertambah,’’ tambahnya.
Selain tenaga teknis, hasil uji kompetensi PPPK untuk tenaga kesehatan juga sudah diumumkan. Nurman mengatakan untuk tenaga kesehatan juga ada yang tidak lolos. Jumlahnya mencapai 133 orang.
“Untuk tenaga kesehatan jumlah peserta uji kompetensi yang lolos 323. Ini juga belum bisa memenuhi formasi,’’ tambahnya.
Mantan Camat Kepanjen ini menyebutkan bahwa formasi PPPK untuk tenaga kesehatan sesuai usulan yang disetujui BKN sebanyak 446.
Sama seperti tenaga teknis, untuk formasi tenaga kesehatan yang belum terisi akan diisi oleh pegawai lainnya yang saat ini bertugas di Dinas Kesehatan.
“Untuk guru, ini hasilnya masih belum. Kami juga masih menunggu, sekaligus berharap agar semua peserta lulus. Minimal sesuai formasi yang kami usulkan dapat terisi,’’ tambah Nurman.
Dia mengatakan sesuai formasi kuota PPPK tenaga guru yang disetujui jumlahnya mencapai 1.982.
Sementara itu di Pemkot Malang terdapat 271 lowongan formasi yang dibuka untuk mengisi PPPK Kota Malang pada seleksi tahun ini. Namun peserta yang lolos hingga tahapan seleksi kompetensi hanya sebanyak 49 orang.
Meski begitu jumlah ini masih akan bertambah karena pengumuman seleksi PPPK Tenaga Guru belum diumumkan. Jumlah 49 peserta yang dinyatakan lulus ini berasal dari seleksi penerimaan PPPK tenaga kesehatan dan tenaga teknis.
Ini dapat dilihat dari pengumuman resmi BKPSDM. Dalam pengumuman tersebut diumumkan status lulus dan tidak lulus pada peserta PPPK tenaga teknis dan tenaga kesehatan.
Untuk diketahui jumlah formasi PPPK tenaga teknis yang dibuka Pemkot Malang tahun ini sebanyak 21 formasi. Lowongan PPPK tenaga kesehatan sebanyak 50 formasi.
Dari pengumuman Hasil Ujian Seleksi Kompetensi Penerimaan PPPK Kota Malang tahun 2023 ini untuk PPPK tenaga teknis yang dinyatakan lulus tahap ini hanya 21 orang peserta.
Pada seleksi PPPK tenaga Kesehatan dinyatakan lulus hanya 28 orang peserta. Artinya masih ada kekurangan kebutuhan khususnya untuk formasi PPPK tenaga kesehatan.
Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengakui adanya kemungkinan tersebut sebelum pengumuman dilakukan. Dan hal tersebut tidak menjadi masalah.
“Ya kalau memang kurang, nanti kita cari lagi saat penerimaan atau pembukaan seleksi,” tegas Wahyu.
Sementara itu setelah pengumuman kelulusan berakhir pada 22 Desember 2023, peserta yang berhasil akan melanjutkan tahapan pengisian Daftar Riwayat Hidup Nomor Induk (DRH NI) PPPK dari 16 Desember 2023 hingga 14 Januari 2024. Kemudian usul penetapan NI PPPK dilakukan hingga 13 Februari 2024.
Pengumuman PPPK Guru, kata Kepala BKPSDM Kota Malang Totok Kasianto, masih menunggu pengumuman langsung dari BKN.
“Memang ada perubahan jadwal pengumuman. Yang guru kita menunggu dari pusat,” ujar Totok.
Sementara itu berdasarkan release resmi BKN, diambil dari bkn.go.id hasil kelulusan PPPK guru saat ini sedang berlangsung proses pengolahannya dan direncanakan akan diumumkan paling lambat 22 Desember 2023.
Hal ini dikarenakan perlu dilakukan konfirmasi dan klarifikasi terhadap beberapa elemen data seperti hasil seleksi manajerial dan sosiokultural bagi peserta P1, hasil seleksi kompetensi teknis tambahan, serta afirmasi Sertifikat Pendidik (serdik). (ira/ica/van)