Malang Posco Media, Malang – Arema FC harus merelakan gelar Piala Presiden karena tersingkir di babak grup. Meskipun demikian, keyakinan pada kualitas tim dan dukungan tetap diberikan Aremania untuk Tim Singo Edan, yang diyakini bakal tampil bagus di kompetisi.
Dalam dua laga di Piala Presiden 2025, anak asuh Marcos Santos ini meraih hasil imbang 2-2 dan kalah 0-4 dari Oxford United. Kegagalan tersebut telah diprediksi dan diterima dengan lapang dada.
“Kalau dilihat dari lawan, memang sejak awal peluangnya terlihat berat. Tapi yang kami lihat bagaimana permainan tim ketika melawan klub seperti Oxford dan All Stars,” kata Aremania asal Dampit Hendi Suprayitno.
Dia mengatakan, permainan ngeyel ditunjukkan dalam dua laga tersebut. Selain itu, secara taktikal juga sudah terlihat berjalan.
“Hanya terlihat fisik beberapa pemain yang kedodoran. Itu saja. Kalau fisik sudah ditempa, nanti di kompetisi, kami yakin bakal jauh lebih baik,” tambahnya.
Koordinator Presidium Aremania Ali Rifki mengatakan, kegagalan itu bukanlah akhir dari segalanya. Sebab, Arema FC masih harus bersiap menghadapi Super League 2025-2026 yang akan dimulai 8 Agustus 2025. Waktu persiapan tersisa kurang dari satu bulan lagi.
“Ini bukan akhir dari segalanya. Semoga Arema bisa tampil lebih baik di Super League 2025-2026 nanti. Tetap semangat buat seluruh penggawa Singo Edan,” tegas Ali.
Menurut dia, dari awal dari awal sudah terlihat ada perbedaan kualitas antara Arema FC dengan tim, terutama Oxford yang satu grup. Tapi, sebagai suporter, pria asal Pasuruan itu tetap memberikan dukungan kepada Arema FC bersama ribuan Aremania lainnya di tribun.
“Hasilnya sesuai prediksi, karena tim lawan yang dihadapi punya materi yang di atas rata-rata pemain Arema,” pungkas dia. (ley/jon)