SPPG Lanud Abdulrachman Saleh Langsung Layani Siswa
MALANG POSCO MEDIA – ProgramĀ Makan Bergizi Gratis (MBG) tak imbangi kegiatan sekolah. Salah satu contohnya saat hari pertama masuk sekolah, Senin (14/7) kemarin, ada sekolah yang muridnya tak kebagian MBG. Ā
Itu terjadi di SDN 01 Panggungrejo Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang. Program MBG belum kembali tersalurkan di sekolah tersebut. Padahal sedang berlangsung MPLS. Hal ini dikarenakan adanya maintenance atau pemeliharan dapur di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kepanjen.
Berdasarkan surat edaran pembaruan, SDN 01 Panggungrejo Kecamatan Kepanjen direncanakan mengadakan MPLS dengan jumlah 56 siswa kelas satu selama tujuh hari. Waktu siswa masuk sekolah pukul 06.30 WIB dan pulang pukul 09.30 WIB selama MPLS.
Salah satu Guru Kelas SDN 01 Panggungrejo Kecamatan Kepanjen Alfiatul Rohmah menjelaskan pada hari pertama kegiatan MPLS kemarin, diawali doa pagi dan penyambutan. Kemudian perkenalan guru dan siswa.
“Selanjutnya permainan perkenalan nama, tour keliling sekolah, dan refleksi dilanjutkan pulang,” urai Alfi, nama sapaannya.
Pada hari kedua diadakan senam pagi dan doa bersama, cerita bergambar sekolahku menyenangkan, permainan edukatif tebak alat tulis, dan bermain peran tata tertib sekolah.
Sementara itu, lanjut Alfi, penyaluran MBG belum dimulai kembali. Hal ini dikarenakan adanya maintenance dapur.
“Bahwa tanggal 14 sampai 19 Juli MBG akan berhenti sementara dikarenakan akan dilakukan maintenance di dapur,” ujar Alfi yang juga selaku penghubung antar sekolah dengan pihak MBG.
Apabila ada perubahan jadwal dan mulai pendistribusian MBG kembali, akan diberitahukan lebih lanjut dan secepatnya.
Di SMPN 2 Kepanjen juga belum menerima penyaluran MBG pada hari pertama masuk sekolah, kemarin. Pihak sekolah tidak mengetahui secara pasti kapan penyaluran akan dilaksanakan kembali. Itu diakui Humas SMPN 2 Kepanjen As’ad Joko.
Adanya maintenance dapur dibenarkan oleh salah satu petugas SPPG Kepanjen saat ditemui Malang Posco Media. Tampak pula sejumlah petugas sudah memulai aktivitas kembali di sana.
“Penyaluran MBG untuk sementara masih belum karena proses maintenance dapur. Minggu depan mulai kembali,” jelas pria yang juga sebagai pengawas lapangan itu.
Berbeda dengan sekolah yang dilayani Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG) Lanud Abdulrachman Saleh. Langsung menyalurkan program MBG kepada siswa. Kemarin sebanyak 3.332 paket MBG didistribusikan kepada siswa penerima manfaat.
āKami salurkan ke 31 titik dengan jumlah penerima 3.332 orang. 31 titik ini meliputi Posyandu, PAUD, TK, SD, hingga tingkat SMK,āā kata Kepala SPPG Lanud Abdulrachman Saleh Fizar Wildan Setiawan SH.
Dia menyebutkan proses distribusi dilaksanakan dalam tiga sesi harian. Yaitu pukul 07.00 WIB (Sesi 1), 09.00 WIB (Sesi 2), dan 11.30 WIB (Sesi 3).
āAlhamdulillah, hari ini pelaksanaannya lancar tidak ada kendala, berkat koordinasi yang solid antar tim SPPG, tenaga pendidik, serta pihak penerima manfaat,āā tambahnya.
Terpisah, Danlanud Abdulrachman Saleh Marsma TNI Reza R.R. Sastranegara, membenarkan keberlanjutan penyaluran makanan program MBG. Dia menyebutkan, bahwa SPPG Lanud Abdulrachman Saleh tidak pernah libur menyiapkan MBG. Bahkan saat libur sekolah, program MBG tetap berjalan.
āSaat libur sekolah sasarannya, adalah ibu hamil, menyusui, bayi dan balita. Sekarang sudah musim masuk sekolah, penyalurannya diberikan ke siswa (sekolah) ke Posyandu di sekitar area Lanud Abdulrachman Saleh,āā katanya.
Reza mengatakan di hari pertama sekolah, penyaluran MBG berjalan lancar, tanpa kendala. Penyaluran dilakukan tiga kali. āSebelumnya sudah ada koordinasi. Sehingga hari ini (kemarin) berjalan cukup lancar,āā ungkap Danlanud. Perwira tinggi dengan satu bintang di pundak inipun memberikan apresiasi kepada SPPG Lanud Abdulrachman Saleh yang sukses menyalurkan MBG. (den/ira/van)