MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Politeknik Negeri Malang (Polinema) konsisten melahirkan lulusan kompeten. Siap bersaing di dunia kerja global. Kompetensi yang dipadu dengan life skill dan soft skill membuat lulusan Polinema diperhitungkan. Itu tidak lain karena kualitas pendidikan di kampus ini.
Sabtu (30/8) hari ini, Polinema akan menggelar wisuda periode ke-69. Sebanyak 779 wisudawan akan dikukuhkan oleh Direktur Polinema Ir. Supriatna Adhisuwignjo, ST., MT. Dari Program Magister Terapan sebanyak 16 lulusan, Program Sarjana Terapan sebanyak 495 lulusan dan Program Diploma III sebanyak 268 lulusan.
Salah satu lulusan, Ivana Larissa Nirwasita mengaku mendapatkan kesan terbaik selama kuliah di Polinema. Utamanya karena pendampingan dosen yang profesional dan kompeten di bidang keilmuannya. “Bagi saya sendiri yang paling berkesan adalah dosen-dosen kompeten. Saya tidak hanya mendapatkan ilmu tapi juga pemahaman yang mendalam akan implementasi keilmuan yang diajarkan,” katanya.
Ivana merupakan lulusan terbaik institusi dari Program Sarjana Terapan. Dia lulus dari Prodi D-IV Bahasa Inggris untuk Komunikasi Bisnis dan Profesional. “Di prodi ini saya bisa belajar tentang bisnis dan berbagai macam bidang keilmuan yang masih ada kaitannya dengan Bahasa Inggris seperti translator dan interpreter,” ungkap peraih IPK 3,99 ini.
Menurutnya, Polinema merupakan kampus yang memfasilitasi mahasiswanya dengan sangat baik. Sehingga mahasiswa merasa sangat terbantu. Dia berharap Polinema bisa terus meningkatkan mutu dan fasilitasnya.

Ivana lulus dengan Tugas Akhir berjudul “An Analysis of Linguistic Features used in Leica’s and Fujifilm’s Official YouTube Channels.” Skripsi ini membahas tentang struktur dan fitur linguistik verbal dari 24 total sample iklan dua brand kamera global yaitu Leica dan Fujifilm.
Dia juga mengkaji persepsi photography enthusiasts dari tiga komunitas fotografi (Himafo UM, Jhepret UIN, dan Afo Unesa) terhadap keefektifan struktur dan fitur linguistik verbal dalam video iklan kamera Leica dan Fujifilm.
Polinema memberikan kesempatan kepada mahasiswanya untuk terus berkembang. Tidak dibatasi di dalam kampus. Tetapi juga didorong untuk berkreativitas dimana saja.
Seperti yang didapatkan Dini Novita Sari. Lulusan Terbaik Institusi Program Diploma III ini mendapatkan kesempatan bergabung di Tax Center Polinema sebagai Relawan Pajak yang ditempatkan di KPP Pratama Malang Selatan. Aktifitas di relawan pajak ini juga membantunya meningkatkan pengetahuan seputar perpajakan dan meningkatkan softskill.
“Bagi saya ini berkesan. Karena pencapaian ini dilakukan di semester akhir bersamaan dengan pengerjaan tugas akhir. Meskipun demikian, keduanya dapat berjalan dengan baik,” ujar peraih IPK 3,92 D3 Akuntansi ini.

Dini memilih akuntansi karena menurutnya, ilmu ini sangat dibutuhkan di kehidupan sehari-hari. Baik di dunia kerja maupun kehidupan pribadi. “Sehingga saya memilih akuntansi di jurusan kuliah. Dan saat ini saya bekerja di Bumi Indah Group sebagai staf akuntan pajak,” ucapnya dengan bangga.
Mahasiswa asal Blitar ini mengungkapkan, bahwa Polinema merupakan kampus vokasi terbaik. Kuliah praktikum yang diberikan sangat membantu meningkatkan kompetensi mahasiswa. “Harapan saya ke depannya semoga Polinema dapat mempertahankan prestasi-prestasi yang membanggakan dan menghasilkan lulusan terbaik,” ucapnya.
Sementara itu, lulusan terbaik S2 reguler diraih oleh Alwy. Dia lulusan Magister Terapan Teknologi Rekayasa Informasi. Menurutnya, Polinema memiliki atmosfer akademik yang sangat mendukung pada peningkatan kompetensi mahasiswa. Salah satunya karena interaksi dengan dosen-dosen yang kompeten dan selalu terbuka untuk berdiskusi.
Menurutnya Polinema adalah perguruan tinggi vokasi yang unggul dan terus berinovasi. Proses belajar-mengajarnya sangat aplikatif “Harapan saya, Polinema dapat terus memperluas kolaborasi dengan industri dan go international, sehingga semakin banyak mahasiswa yang bisa berkontribusi tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di kancah global,” ujarnya.
Di Polinema Alwy memilih Magister Teknologi Rekayasa Informasi karena bidang ini dinilai sebagainya tulang punggung di era digital. Dia ingin mendalami aspek rekayasa dan penerapan teknologi informasi yang solutif untuk berbagai masalah industri. “Karena itu saya lanjut S2. Sebelumnya, saya menyelesaikan D4 Teknik Informatika di Polinema juga,” ujarnya.
Saat ini Alwy sudah bergabung di PT Pakaidonk Nusantara sebagai IT Developer. Ilmu yang saya dapat selama S2 sangat relevan dan langsung dapat saya terapkan di dunia kerja.
Peraih IPK 4.00 ini membagikan kiat suksesnya. Menurutnya untuk mencapai sukses harus disiplin dalam mengatur waktu antara kuliah, penelitian, dan aktivitas lainnya. Selain itu harus proaktif berkomunikasi dengan dosen pembimbing. “Dan jangan ragu untuk menggali sumber ilmu dari mana saja, baik jurnal, buku, atau diskusi dengan teman. Yang terpenting adalah konsisten dan tidak mudah menyerah,” pungkasnya.(imm/adv/lim)