Sunday, August 31, 2025

17 Orang Jalani Perawatan di RSSA,Usai Kericuhan di Depan Polresta Malang

Berita Lainnya

Berita Terbaru

MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Belasan orang harus menjalani perawatan di RSSA Malang, usai terlibat aksi berujung ricuh di Kota Malang Jumat (29/8) malam, hingga dini hari tadi. Sebelumnya, aksi solidaritas untuk Affan Kurniawan yang digelar elemen masyarakat di depan Polresta Malang Kota, berakhir dan kerumunan dibubarkan petugas dengan menembakkan gas air mata dan granat kejut (flashbang).

Sub Koordinator Hukum, Humas, dan Ketertiban RSSA Malang, Dony Iryan Vebry Prasetyo, memastikan peristiwa tersebut tidak menimbulkan kerusakan pada bangunan maupun mengganggu pelayanan medis. Sehingga, secara umum aktivitas di RSSA tidak terganggu.

“Untuk gas air mata memang sempat masuk area rumah sakit, namun, alhamdulillah tidak ada pasien yang terdampak langsung,” ujarnya, Sabtu (30/8).

Meski begitu, bentrokan itu mengakibatkan korban luka dari pihak massa maupun aparat. Belasan orang mendapatkan perawatan gawat darurat.

“Ada 17 pasien yang masuk IGD RSSA semalam. Mereka telah mendapatkan penanganan medis lebih lanjut,” terang Dony.

Hingga Sabtu pagi, sebagian besar pasien telah dipulangkan karena kondisi luka tidak terlalu parah. “Tinggal dua orang yang masih dirawat, dengan rincian satu pasien masih observasi di IGD dan satu pasien rawat inap untuk perawatan lanjutan,” pungkasnya.

Diketahui, aksi sempat keruh setelah penyampaian aksi di depan Mapolresta Malang Kota. Massa yang anarkis membuat aparat kepolisian menurunkan personel Brimob lengkap dengan peralatan huru-hara serta kendaraan water cannon. (rex/nug)

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img