Sunday, August 31, 2025

Mahasiswa Gelar Aksi Damai di Polrestabes Surabaya

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Malang Posco Media – Ratusan mahasiswa menggelar aksi solidaritas di kantor Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya, Sabtu untuk menyampaikan aspirasi terkait adanya rekan mahasiswa yang ditahan saat melakukan aksi serupa pada Jumat (29/8),

Pantauan ANTARA, sejak sekitar pukul 14.30 WIB, sejumlah mahasiswa dari berbagai kampus di Surabaya dan sekitarnya mulai berdatangan di depan kantor Polrestabes Surabaya, di Jalan Sikatan.

Sejumlah pengendara roda dua maupun roda empat sudah tidak melintas akibat adanya aksi tersebut.

“Kami di sini melaksanakan aksi damai, tolong bebaskan rekan kami, mereka hanya menyampaikan aspirasi masyarakat kemarin,” ucap salah satu mahasiswa yang memakai almamater berwarna biru tua di depan pintu masuk kantor Polrestabes Surabaya.

Para mahasiswa yang melakukan aksi tersebut berasal dari berbagai organisasi kemahasiswaan seperti Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM).

Kemudian Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), dan sebagainya.

Dalam aksi tersebut, selain berorasi para mahasiswa juga melempar bunga mawar di depan pintu masuk kantor Polrestabes Surabaya.

Hingga pukul 15.40 WIB, sejumlah mahasiswa yang membawa bendera organisasi masing-masing tampak berdatangan dengan berjalan kaki dari arah Jalan Jembatan Merah.

“Ingat kawan, hati-hati, jangan sampai terprovokasi, mungkin ada diantara kalian yang menyusup untuk memecah belah kita dan membuat kerusuhan, hati-hati,” ujar salah seorang mahasiswa yang melakukan orasi di atas mobil komando di depan pintu masuk kantor Polrestabes Surabaya.

Sebelumnya, para demonstran menggelar aksi solidaritas dengan membawa poster yang mengecam kekerasan yang terjadi di Jakarta, dengan memenuhi Jalan Gubernur Suryo, tepatnya di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jawa Timur, Jumat (29/8).

Demonstrasi tersebut digelar untuk mengungkapkan rasa kekecewaan dan sebagai bentuk protes atas jatuhnya korban dalam unjuk rasa di Jakarta.

Affan Kurniawan (21), seorang pengemudi ojek daring, meninggal dunia akibat dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob di tengah kericuhan antara demonstran dan petugas kepolisian di Jalan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8). (ntr/mpm)

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img