spot_img
Thursday, July 25, 2024
spot_img

Aksi Bela Negara Cegah Perpecahan

Berita Lainnya

Berita Terbaru

MALANG POSCO MEDIA, MALANG- Dalam kehidupan bernegara, aspek pertahanan merupakan faktor yang sangat hakiki dalam menjamin kelangsungan hidup. Terlebih saat ini. Disaat terjadi perubahan zaman, era globalisasi yang terjadi menciptakan implikasi terhadap perkembangan pola. Hal ini menjadi bentuk ancaman terhadap kedaulatan negara.

Ini disampaikan Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto saat membuka acara aksi bela negara dengan komponen bangsa di Pendopo Kantor Bupati Malang Kepanjen, kemarin. Didik mengatakan, kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, komunikasi dan informatika mengancam terjadi perpecahan. 

- Advertisement -

“Karena itu, kita semua harus melakukan pencegahan. Jangan sampai kemajuan teknologi, dan perubahan zaman justru  membuat kita bercerai berai,” katanya. Didik pun memberikan apresiasi  dengan digelarnya kegiatan aksi bela negara kemarin. Karena melalui aksi bela negara ini, maka persatuan dan kesatuan pun dapat terjaga.

Apalagi peserta kegiatan aksi bela negara ini merupakan gabungan dari seluruh komponen masyarakayt. Mulai dari ASN dan komponen masyarakat. “ASN Pemkab Malang juga memiliki sebuah kewajiban untuk melaksanakan bela negara,” ungkap mantan Ketua DPRD Kabupaten Malang itu.

Dia pun menekankan kepada seluruh peserta kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan untuk optimalisasi peran pengabdian ASN dalam aksi bela negara. “Dalam kegiatan ini, tentunya juga perlu dibekali dengan wawasan, pengetahuan, dan informasi yang cukup  terkait segala hal yang berhubungan dengan bela negara, maupun penguatan pilar-pilar NKRI,” tandasnya.

Sementara itu Perwira Sahli Tk. II Siber Sahli Bid. Intekmil dan Siber Panglima TNI, Laksma TNI Heru Windarto, M.Si mengatakan aksi bela negara ini merupakan program staf teritorial Panglima TNI yang digelar di seluruh Indonesia. “Untuk meningkatkan kesatuan dan persatuan masyarakat atau komponen bangsa yang ada di Kabupaten Malang,” katanya.

Dia menyebutkan, bela negara tidak hanya ditunjukkan dengan angkat senjata, atau tergabung dalam militer. Tapi semua orang bisa membela negara. Sesuai profesi atau bidang  pekerjaan masing-masing. Salah satunya, dengan terus melakukan perbuatan baik, dan mengajak orang berbuat baik. “Kalau bekerja, harus profesional, sungguh-sungguh,” pintanya.

Heru mengajak seluruh komponen masyarakat tetap menjaga kondusifitas wilayah. Terutama saat menjelang pemilu. “Di sinilah komponen-komponen muda dan komponen masyarakat harus ini bersatu, jangan sampai  terpecah belah. Jangan terpengaruh dengan berita-berita hoax ,” katanya. (ira/mar)

- Advertisement - Pengumuman
- Advertisement -spot_img

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img