spot_img
spot_img
Sunday, April 14, 2024
spot_img
spot_img

Apresiasi Seniman Batu, LSB Muhammadiyah Ajak Ngaji Filsafat Kekuasaan Bersama Kiai Cepu

Berita Lainnya

Berita Terbaru

MALANG POSCO MEDIA, KOTA BATU – Lembaga Seni Budaya (LSB) Muhammadiyah Kota Batu menggelar Ngaji Filsafat dan Baca Puisi bertajuk “Kekuasaan” di Galeri Raos. Ngaji Filsafat dan Baca Puisi dihadiri oleh Kiai Cepu sebagai pemantik.

Pada kesempatan tersebut Wakil Ketua Lembaga Seni Budaya PP Muhammadiyah, Kusen PhD, yang populer dengan julukan Kiai Cepu membuka kegiatan dengan membacakan puisi bertemakan Kekuasaan.

Usai membacakan menyampaikan bahwa puisi merupakan salah satu cara untuk melawan penguasa yang represif. “Melalui puisi aku melawan, melalui puisi aku melakukan kritik ketika melihat penguasa jahat dan represif,” ujar Kiai Cepu dihadapan para seniman dan budayawan Kota Batu.

Selain itu, Kiai Cepu juga mengaji kekuasaan dari perspektif filsafat. Dimana kekuasaan seharusnya memiliki tujuan untuk kemaslahatan masyarakat.

Sementara itu, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Muhammadiyah Kota Batu, Tsalis Rifai sangat mengapresiasi kegiatan untuk memantik para pengunjung memikirkan hakekat kekuasaan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam konteks personal maupun sosial yang mendamaikan.

“Dengan demikian, pameran kursi seniman Kota Batu bukan hanya perayaan kreativitas lokal, tetapi juga sebuah ajakan untuk merenungkan dan mempertanyakan konsep yang mendasari kehidupan manusia. Nah sangat pas jika diisi dengan Ngaji Filsafat, apalagi narasumbernya Kiai Cepu selaku Wakil Ketua Lembaga Seni dan Budaya PP Muhammadiyah,” ujar Tsalis kepada Malang Posco Media Minggu (25/2) kemarin.

Ia juga menegaskan bahwa Muhammadiyah sering mendukung dan menggelar acara seni serta budaya. Hal itu menunjukkan jika Muhammadiyah bukannya organisasi yang kaku dan miskin budaya.

“Kedepan, PDM juga akan menggelar Kemah Budaya Nasional pada bulan Juli yang dihadiri oleh seniman seluruh Indonesia dengan Kota Baru sebagai tuan rumah. Dipilihnya Batu meski kotanya kecil, tapi para seniman dan budayawannya aktif berkegiatan budaya dan seni secara berkala,” bebernya.

Sementara itu, Wakil Ketua PDM Muhammadiyah Kota Batu Bidang Dikdasmen Seni Budaya dan Olahraga, Muchlis Arif menambahkan bahwa kegiatan tersebut untuk merespon pameran yang dilakukan puluhan seniman Kota Batu bertajuk ‘Kursi’ di Galeri Raos. Tepatnya sebagai sesama seniman dan budayawan kegiatan tersebut adalah kolaborasi, sinergi dan saling menguatkan.

“Jadi yang dibicarakan dalam kegiatan ini ngaji tenang filsafat, tentang kekuasaan dari berbagai perspektif filsafat Jawa, Islam dan banyak lagi. Pada intinya kegiatan ini murni tentang berbicara, berpikir kritis, analisis tentang kekuasaan dari perspektif filsafat kiai Cepu,” terangnya.

Tujuan kegiatan tersebut, lanjut Arif untuk mencerahkan pandangan masyarakat demi masa depan bangsa dan negera. Sehingga dalam Ngaji Filsafat tidak boleh dikaitkan dengan dukung mendukung atau menjatuhkan paslon yang saat ini tengah berkontribusi dalam Pemilu. (eri)

spot_img

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img