spot_img
spot_img

Arema FC Berkabung, Presiden Klub Minta Maaf ke Seluruh Masyarakat Indonesia

MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Presiden Klub Arema FC Gilang Widya Pramana berlinang air mata. Menyampaikan permintaan maaf atas Tragedi Kanjuruhan yang merenggut ratusan korban, dia menegaskan Arema FC dalam suasana berkabung.

“Saya ingin menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya, maaf saya tujukan kepada korban, kepada masyarakat Indonesia. Atas kejadian yang menimpa keluarga kita, keluarga besar Aremania para suporter pada tanggal 1 Oktober tahun 2002,” kata dia.

Sembari terisak Gilang mengakui bingung dengan kejadian tersebut. Kejadian yang bisa membuat 125 Aremania meninggal dunia.

“Kenapa bisa sampai banyaknya korban. Kami sangat menyesali adanya kejadian ini. Jadi dari manajemen semua kami terkabung, kita dalam suasana sedih dan sedang dalam suasana berduka. Tapi saya selaku presiden dari Arema FC siap untuk bertanggung jawab penuh atas insiden yang terjadi tanggal 1 Oktober kemarin,” kata dia.

Berita Lainnya:  Siap Dukung Timnas Indonesia

Pria yang karib disapa Juragan 99 ini menyatakan siap memberikan bantuan, santunan atau memberikan apapun untuk korban. “Meskipun apapun yang kita lakukan itu tidak akan bisa lagi mengembalikan nyawa korban,” tegas dia.

Gilang lantas menyatakan, sebagai bentuk berkabung, dia bersama dengan tim dari Arema FC melaksanakan tabur bunga. Selain itu, bersama-sama di stadion manajemen beserta para pemain akan langsung datang takziah ke para korban yang meninggal maupun korban yang berada di rumah sakit.

“Kami akan datang, akan memberikan bantuan, akan memberikan santunan dan tentunya akan memberikan semangat kepada mereka. Atas kejadian yang menimpa kita semua dan juga tentunya kejadian ini benar-benar di luar prediksi, di luar nalar kita semua. Sebab, ketika pertandingan Arema lawan Persebaya semua pendukung adalah pendukung kita pendukung Aremania tanpa ada satupun pendukung dari tim lawan,” kata dia.

Berita Lainnya:  Dok! Lanjutan Liga 1 2022/2023 Dapat Rekomendasi Mulai 5 Desember

“Kita tidak menyangka bakal terjadi insiden yang benar-benar menurut kita semua di luar nalar. Bagaimana kejadian yang bisa menewaskan ratusan orang kejadian luar biasa yang mungkin tidak akan ada lagi di dunia dan itu justru ada Arema. Maka dari itu saya benar-benar di sini sekali lagi, mau minta maaf kepada semua korban, kepada keluarga, kepada masyarakat Indonesia, kepada semua tim Liga 1, kepolisian pada presiden atas kejadian yang menimpa dari Arema FC,” tambahnya.

Beberapa kali dia harus menahan air matanya mengalir. Ia lantas menyampaikan bahwa siap menerima sanksi.

“Apapun kita siap menerima apapun, sanksi apapun yang akan kita dapatkan kita akan terima,” tandas dia. (ley)



BERITA LAINNYA

Aremania Tolak Hasil Autopsi

Butuh Banyak Perbaikan!

Liga 1 Dilanjutkan 2 Desember

Tetap Kencang Usut Tuntas!