spot_img
spot_img

Aremania Deadline Tujuh Hari Usut Tuntas

MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Aremania berduka. Minggu (2/10) tadi malam, ratusan Aremania menyalakan ratusan lilin di halaman Stadion Gajayana Kota Malang. Aksi itu sebagai bentuk keprihatinan dan kepedulian Aremania kepada semua korban Tragedi Kanjuruhan di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (1/10) kemarin.

“Mereka yang merasa bagian dari Aremania yang kehilangan keluarganya atau saudaranya, mereka yang berduka, hadir dengan sendirinya ke sini,” ujar Dersey, salah satu Aremania kepada Malang Posco Media.

Dalam kegiatan ini juga hadir perwakilan The Jack Mania. Menurut Dersey, insiden ini bukan hanya duka Aremania namun juga supporter Indonesia pada umumnya.  Fokus Aremania saat ini adalah menginginkan adanya pihak yang paling bertanggungjawab atas hilangnya ratusan nyawa Aremania di Stadion Kanjuruhan. Aremania akan mendesak untuk tuntas peristiwa ini hingga mendapatkan keadilan.

Berita Lainnya:  Dapat Angin Segar, Kejati Minta Penambahan Tersangka

“Harus ada yang bertanggungjawab, tidak mungkin insiden besar itu tidak ada yang menggerakkannya. Kami ingin proses hukum berjalan, kami tidak akan mundur sejengkalpun untuk menegakkan keadilan ini,” lanjutnya.

Aremania saat ini sedang mengkaji dugaan pelanggaran penggunaan gas air mata yang nyatanya dilarang oleh FIFA. Mereka sangat menyesalkan penggunaan gas air mata aparat keamanan di Stadion Kanjuruhan dan memakan ratusan korban jiwa.

“Pelanggaran itu yang akan kami tuntut. Harus ada orang yang bertanggungjawab. Pihak pertama yang harus bertanggungjawab adalah Panpel. Sebab aparat hanya alat untuk membantu mengamankan. Setelah dari Panpel baru nanti ada perkembangan selanjutnya akan bagaimana,” tegasnya.

Berita Lainnya:  Liga 1 Dilanjutkan 2 Desember

Aremania juga akan menyiapkan aksi besar apabila penegakkan hukum mlempem dalam waktu 7 hari. Pentolan-pentolan Aremania tidak bertanggungjawab apabila seluruh supporter Arema FC turun ke jalan.

“Ada aspirasi akan turun ke jalan jika dalam 7 hari tidak ada orang atau pihak yang bertanggung jawab atas kejadian itu. Jika sudah begitu, kita tidak bertanggungjawab jika supporter Aremania akan menggunakan cara-cara yang tidak prosedural,” tandasnya. (mp2/aim)



BERITA LAINNYA