spot_img
Monday, April 15, 2024
spot_img

Arsitektur Bisa Jadi Daya Tarik bagi Pariwisata

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Malang Posco Media – Arsitektur menjadi daya tarik bagi pariwisata sebagai tren mendatang. Terlebih,  arsitektur merupakan bagian dari sektor ekonomi kreatif dan bagaimana pun juga sangat erat kaitannya dengan sektor pariwisata. Dirinya melihat bahwa kalau pariwisata ini berkembang, pasti ekonomi kreatifnya dan juga industri arsitekturnya berkembang.

Demikian ditegaskan Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf) Angela Tanoesoedibjo di  Kabupaten Tangerang, Banten pada Kamis (22/2).

“Kami sangat positif melihat industri arsitektur, karena saya bisa katakan di sini investasi pariwisata Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun. Jadi kami harapkan bersama itu bisa mendorong industri arsitektur karena kita melihat ada tren ke depan ini bahwa arsitektur sebagai daya tarik pariwisata,” ujar Angela.

“Kalau kita bicara hotel dan sebagainya desain arsitekturnya itu sudah menjadi daya tarik, jadi bukan sekedar gedung bukan sekedar tempat, tapi memang menjadi daya tarik luar biasa,” katanya.Angela mengatakan bahwa arsitektur hijau atau green architecture menjadi tren ke depan.

“Kalau kita melihat tren ke depan mengenai arsitektur, ini juga bisa menjadi storytelling yang kuat. kami harapkan bisa bekerja sama ke depannya,” katanya.

Sebagai informasi, realisasi investasi sektor pariwisata 2023 didominasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) yang mencapai Rp14,9 triliun.Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menilai tingginya investasi PMDN cerminan kepercayaan pengusaha di sektor parekraf untuk berinvestasi di dalam negeri telah membaik. Hal ini juga terlihat dari realisasi investasi PMDN semester I 2023 mencapai Rp23,7 triliun

Penanaman modal asing (PMA), lanjut dia, mencapai Rp8,7 triliun yang berasal dari Singapura sebesar Rp2.458 miliar, disusul Hong Kong sebesar Rp1.720 miliar, serta India sebesar Rp1.385 miliar.

Kemenparekraf menargetkan investasi masuk ke Indonesia untuk sektor parekraf sebesar 6-8 miliar dolar AS atau sekitar Rp89-119 triliun (asumsi Rp14.900 per dolar AS), sehingga mampu menciptakan 4,4 juta lapangan kerja baru pada 2024. (ntr/nug)

spot_img

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img