spot_img
Thursday, July 25, 2024
spot_img

WEEKEND STORY

Awasi Deep Web

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Duta Anti Narkoba

- Advertisement -

Muda, cantik dan gigih melakukan pencegahan peredaran narkoba di kalangan anak muda. Sebagai Duta Anti Narkoba, salah satu pekerjaannya memantau peredaran gelap narkoba di situs gelap.(*)

MALANG POSCO MEDIA – Ni Putu Resa Ekayani tidak menyangka bisa dinobatkan menjadi Duta Anti Narkoba Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Malang Tahun 2023. Resa, sapaan akrabnya dihadapkan dengan “Deep Web” atau situs gelap, yang kerap digunakan sebagai media peredaran narkotika.

“Jadi waktu itu saya sudah masuk ke Top 3 finalis. Nah saat itu kita diberikan pertanyaan-pertanyaan. Giliran saya, pertanyannya adalah peredaran narkoba melalui Deep Web,” kata Resa kepada Malang Posco Media.

Mahasiswi Jurusan Teknik Pertanian dan Biosistem Universitas Brawijaya (UB) Malang ini pun menjawab dengan luwes. Ia menjelaskan Deep Web maupun Dark Web memang kini kerap menjadi “jaringan komunikasi” gelap para pengedar narkoba.

Dan jaringan ini kerap dikuasai oleh kalangan-kalangan yang memiliki tingkat kecerdasan yang memadai dan yang mengerti teknologi. Anak muda, di sisi lain, mengerti banyak hal-hal itu. Sehingga sangat rentan bagi generasi muda terpapar oleh jaringan praktik penyalahgunaan atau peredaran narkoba.

“Inilah mengapa kita harus fokus pada pencegahan. Bagaimana situs-situs ilegal ini bisa lebih dibatasi dan diawasi oleh sistem atau kebijakan yang lebih kuat. Guna melindungi generasi muda kita dari hal tidak diinginkan seperti narkoba,” papar Resa.

Tidak itu juga, generasi muda juga harus saling menjaga generasinya. Untuk itulah, Resa juga merasa terpanggil untuk bisa menjadi “agen” perubahan. Dengan selalu aktif ikut serta membantu program pemerintah mencegah peredaran narkoba, Resa merasa memberi kontribusi.

Sebagai Duta Anti Narkoba Kota Malang Tahun 2023, gadis kelahiran Tahun 2001 ini berharap dapat memberi contoh kepada teman-teman dan generasi muda lainnya. Salah satunya dengan mengisi waktu dengan hal-hal positif.

Mengikuti berbagai kompetisi, menjadi salah satu opsi terbaik yang ia lakukan. Selain bisa mengasah bakat dan kemampuan, ia juga mengetahui bagaimana sebuah kompetisi bisa meningkatkan kepercayaan diri dan rasa ingin meningkatkan kemampuan dan bakat lebih baik lagi ke depan.

“Saya juga senang bisa melakukan kegiatan-kegiatan sosial. Duta Anti Narkoba bertugas langsung untuk terjun langsung ke lapangan dan bertemu masyarakat. Sosialisasi anti narkoba biasanya kita lakukan dengan seminar, talkshow memberi pemahaman,” jelas gadis yang memiliki hobi merangkai bunga ini.

Dengan program yang digalakkan BNN, yakni Pencegahan, Pemberantasa, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), ia sebagai Duta Anti Narkoba, harus bisa menggugah pemikiran dan pandangan anak-anak muda untuk menghindari dunia gelap narkotika.

Menurut Resa, hal ini akan terus ia lakukan sampai kapanpun meskipun tidak lagi bertugas sebagai duta. Karena sebagai kalangan muda-mudi, tanggungjawab untuk saling melindungi dan mengingatkan sesama generasi menjadi keharusan.(ica/lim)

- Advertisement - Pengumuman
- Advertisement -spot_img

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img