spot_img
Sunday, July 14, 2024
spot_img

Berkat Support Keluarga Tinggalkan Dunia Gelap; Heri: Neraka Ibarat Kita Tidak Bersama Anak, Istri Dan Keluarga

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Malang Poscso Media – Banyak pintu menuju kebaikan. Bahkan tak jarang untuk menuju kebaikan seseorang harus terjerumus dalam dunia gelap terlebih dahulu. Hal itulah yang pernah dirasakan oleh Maskur Heriono, warga Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, Kota Batu dalam menapaki jalan kebaikan.

Heri sapaan akrabnya mulai bercerita jika dirinya masuk dalam dunia gelap atau kenal dengan narkotika sejak dirinya duduk di bangku SMA. Dirinya mengenal barang haram tersebut karena pergaulan.

“Setiap manusia selalu ada sisi gelap dan terang. Tinggal bagaimana perjalan hidup seorang digariskan oleh Allah SWT dalam menjalaninya. Saya termasuk salah satu orang yang digariskan untuk masuk dalam lingkungan negatif untuk kemudian disadarkan oleh Allah SWT melalui istri dan anak-anak saya,” ujar Heri kepada Malang Posco Media.

Heri mengungkapkan jika sejak duduk di bangku SMA hingga remaja lebih banyak hari-harinya terbelenggu dengan narkotika. Hingga akhirnya ia harus bertanggung jawab atas perbuatannya dan mendekam di lapas pada tahun 2012. Ia divonis 4 tahun 2 bulan. Bahkan Tahun 2017 ia masuk rehabilitasi narkoba di RSJ Lawang karena mengulangi perbuatanya.

“Selama di lapas dan direhabilitasi ada banyak hikmah yang saya dapat. Dimana saya harus meninggalkan istri, anak dan keluarga saya. Selama itu hari-hari di tahanan saya gunakan untuk merenung, ibadah, mengaji dan belajar dengan berbagi pengalaman hidup agar bisa menjadi lebih baik,” beber laki-laki kelahiran Malang, 19 Oktober 1982 ini.

Dengan pengalaman tersebut, Heri mengaku sangat menyesal dengan apa yang telah dilakukan. Namun sebaliknya dengan apa yang telah diperbuat, ia harus bisa menyakinkan semua keluarga dan lingkungan bahwa ia mampu melangkah untuk hal yang lebih baik.

“Pengalaman buruk tersebut saya jadikan pegangan dalam hidup. Dimana ketika seorang tengah terpuruk harus terus menatap ke depan. Jangan sampai kita menoleh ke belakang karena masa lalu akan mengurung kita pada bayang-bayang, tapi sebaliknya masa lalu harus dibuat pelajaran,” terangnya.

Namun sebaliknya Heri mengaku sangat beruntung karena tuhan masih menyayanginya. Itu karena semua keluarga, mulai dari orang tua, istri dan anaknya terus memberikan support agar ia menjadi lebih baik bagi keluarga dan lingkungannya.

“Narkoba membuat hidup saya berantakan. Istri dan anak menjadi tidak terurus. Bahkan orang tua dan keluarga pasti malu atas apa yang pernah saya lakukan. Tapi saya sangat bersyukur selama saya terpuruk, orang tua, istri, dan anak tetap menyemangati saga. Alhamdulillah berkat semangat mereka saya kembali untuk bangkit. Sekarang saya tidak mau menyusahkan mereka lagi,” terangnya.

“Bahkan saat saya terpuruk, saya merasakan berada di neraka. Karena saya bagi saya neraka ibarat kita tidak bersama anak, istri dan keluarga. Tapi sebaliknya surga adalah ketika kita bisa bersama anak, istri dan keluarga,” imbuhnya.

Kini suami Dhyta Kusumaningtyas aktif bersosial. Ia juga tercatat sebagai Takmir Masjid Misbahussudur yang ada di Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu. Selain itu ia aktif berorganisasi agar bermanfaat bagi masyarakat.

Bahkan berkat banyak pengalaman diberbagai hal, Heri yang berstatus Yatim sejak umur 21 hari dilahirkan ini dipercaya sebagai Sekretaris MPC Pemuda Pancasila Kota Batu, Sekretaris Gapeknas Kota Batu dan Direktur Eksekutif KADIN Kota Batu.

“Sekarang saya ingin berbagai hal baik dengan siapa saja yang mengenal saya dan lingkungan sekitar saya. Saya senang bisa aktif di organisasi MPC Pemuda Pancasila Kota Batu karena banyak kegiatan sosial dan bermanfaat bagi masyarakat yang dilakukan,” ungkap bapak dua anak ini.

Begitu juga di Gapeknas Kota Batu, membuat dirinya mengenal banyak teman baru yang berdampak pada terbukanya lapangan pekerjaan bagi dirinya dan banyak orang yang ikut dengannya. Serta aktif di KADIN untuk membantu pelaku usaha di Kota Batu meningkatkan kualitas dan membantu memasarkan produk pelaku usaha. (eri)

spot_img

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img