spot_img
Saturday, July 13, 2024
spot_img

Berkunjung Ke Air Terjun Madakaripura, Perhatikan Pantangannya

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Malang Posco Media – Keindahan alam Air Terjun Madakaripura mampu menghipnotis pengunjung. Air terjun dengan ketinggian 200 meter tersebut juga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan lokal maupun asing.

Konon destinasi wisata ini pernah menjadi tempat bertapa Mahapatih Gajah Mada. Lokasinya berada di Desa Negororejo, Kecamatan Lumbang, Probolinggo.

Dari pusat Kota Probolinggo hanya berjarak 30 kilometer yang dapat ditempuh dalam waktu 1 jam. Harga tiket Air Terjun Madakaripura sebesar Rp 22 ribu untuk wisatawan lokal dan untuk wisatawan asing Rp 45 ribu.

Dilansir dari DetikJatim, Minggu (25/9), sejak di pintu masuk pengunjung akan disambut 2 patung Mahapatih Gajah Mada. Patung pertama menunjukkan Sang Panglima Perang Kerajaan Majapahit berdiri tegak sambil mengacungkan keris. Sedangkan patung kedua saat Gajah Mada duduk bertapa.

Keberadaan patung ini memiliki makna latar sejarah karena di tempat itulah tempat bertapa dan peristirahatan Mahapatih Gajah Mada yang menjadi hadiah Raja Majapahit karena telah mempersatukan nusantara.

Sebelum anda bisa melihat keindahan air terjun, wisatawan wajib jalan kaki sejauh 1.5 kilometer dan di sepanjang jalan bisa melihat panorama alam bebukitan dan suara gemericik jernihnya air sungai.

Hampir tiba di lokasi air terjun utama, banyak bukit yang juga mengucurkan air terjun tirai atau kapas dari atas tebing. Jika tidak ingin basah kuyup pengunjung harus menggunakan mantel.

Di lokasi ini pengunjung bisa membeli mantel dari sejumlah pedagang yang menjajakan di dekat lokasi. Harganya cukup terjangkau, hanya Rp 5.000. Sedangkan untuk pengaman ponsel antara Rp 20 ribu -Rp 25 ribu.

Lelah berjalan kaki pasti terbayar dengan keindahan alam dan derasnya air terjun Madakaripura. Anda pasti ingin berlama-lama santai sambil melihat derasnya kucuran air dari atas bebukitan.

Erna Herawati (50) pengunjung asal Kabupaten Sampang, Madura mengaku sangat terkesan saat berkunjung di wisata air terjun Madakaripura. Menurutnya pemandangan air terjun itu begitu indah.

“Kesannya luar biasa, begitu indah, dan tidak pernah didapat dari tempat-tempat wisata lainnya walau pun jalan begitu jauh sampai di lokasi air terjun, tidak rugi, dan terbayar dengan keindahan ciptaan Tuhan yang luar biasa indahnya. Saya dari Sampang Madura bersama rombongan teman kerja datang ke Madakaripura. Baru pertama kali ke sini, pastinya akan balik lagi ke sini,” ujar Erna, Minggu (25/9).

Jasper Opsimer dan Jenny Montanus pasangan wisatawan dari Belanda yang sebelumnya berkunjung ke Gunung Ijen, Gunung Bromo, baru datang ke air terjun Madakaripura mengakui kecantikan dan keindahan air terjun itu.

“Sangat cantik pemandangan air terjun Madakaripura. Sebelum datang ke air terjun Madakaripura saya berwisata ke Gunung Ijen, Kabupaten Banyuwangi dan lanjut ke Gunung Bromo. Terus datang ke air terjun Madakaripura, meski pertama kali ke sini sangat puas dan terkesan,” ujar Jasper dan Jenny.

Air Terjun Madakaripura memiliki keunikan karena punya sejarah yang panjang. Lokasi itu dipercaya sebagai tempat bertapa Mahapatih Gajah Mada dari kerajaan Majapahit.

Ketika di sini pengunjung perlu memperhatikan sejumlah pantangan. Saat pengunjung berada di air terjun Madakaripura tidak boleh berkata kotor dan jorok, apalagi berbuat mesum.

Dia pun menyarankan bila hendak berwisata di air terjun Madakaripura harus menggunakan jasa pemandu wisata lokal yang sudah menguasai medan agar lebih aman, demi menjaga keselamatan bersama.

Tidak hanya aturan tidak boleh berkata kotor, berkembang mitos bahwa air terjun Madarkaripura yang disebut juga dengan Tirta Sewana ini dianggap sakral. Konon, air dari tetesan air terjun ini dipercaya sebagian warga bisa menjadi obat awet muda.

(dpe/fat/dtc/lin)

spot_img

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img