Monday, September 1, 2025

Bernostalgia Wisata dan Makanan, dari Pakuwon City Mall hingga Taman Safari dan Cimory Pandaan

Berita Lainnya

Berita Terbaru

MALANG POSCO MEDIA – Seminggu pertama di Surabaya terasa sangat cepat di mudik bulan Juli 2025 kemarin. Selain bernostagia dengan makanan Suroboyo, kami juga mengunjungi beberapa tempat hits baru dan juga rekreasi wisata keluarga. Zirco pun juga memiliki wishlist tempat apa yang ingin dikunjungi lhooo. Bahkan dia sudah mempersiapkan tabungannya sendiri untuk beli sesuatu. Apakah itu???

Tiba di Surabaya hari pertama (5 Juli 2025), langsung meluncur ke Pakuwon City Mall. Tak lupa mengunjungi wahana baru disana yang baru saja diresmikan yaitu Park Shanghai – New China Town in Surabaya. Suasana Chinese nya dapet banget, mulai dari dekorasi, backsound di venue, dan aneka makanan yang tersedia. Serasa nostalgia dengan Kya-Kya yang ada di Jalan Kembang Jepun beberapa tahun silam.

Zygmund antusias kasih makan wortel di Taman Safari Pandaan

Terpantau beberapa resto cukup ramai pengunjung. Kami harus memilih resto yang tidak menjual menu babi, maka nasi ayam kriuk, dimsum mentai, jajanan mozzarella coin, dan nasi goreng seafood Thailand menjadi pilihan. Tak lupa mampir ke Saisho Coffee yang katanya punya the best Matcha Ice.
Sebelum pulang, Zirco mampir ke Toys Kingdom untuk melihat-lihat koleksi mainan terbaru di Indonesia. Berawal dari lihat-lihat saja, berakhir say hello ke petugas kasir untuk membeli robot. Ini barulah robot pertama yang dibeli. Dalam 1 tema, ada beberapa robot yang perlu dikoleksi. Jadilah setiap hari di Surabaya, agendanya setiap hari ke mall untuk mencicil beli robot. Kalau kawan pembaca pernah melihat film kartun berjudul “Dinoster”, maka robot-robot dino penyelamat bumi itulah yang dibeli oleh Zirco.

Kenapa tidak beli di Portugal saja? Karena toko Toys Kingdom di Portugal yang bernama Toys “R” Us tidak menjual mainan ini. Jadi mau tidak mau harus koleksi dari Indo deh. Total ada 3 robot dan 3 lego robot yang dibeli oleh Zirco. Full dari uang milik dia sendiri yang sudah dikumpulkan selama hampir 2 tahun di Portugal.

Perlu sewa scooter untuk menikmati Dairyland Cimory Pandaan

Keesokan harinya lanjut berpindah mall, dari Tunjungan Plaza (TP), Galaxy Mall (GM), Grand City (GC), dan Gress Mall Gresik. Aktifitasnya tidak jauh-jauh dari kuliner, beli mainan, dan aktifitas bermain anak-anak. DoubleZ bisa puas sekali bermain di Kidzoona GM bersama Yang Kung dan Yang Utinya dari sore sampai malam. Sedangkan kemana papi maminya? Sedang sibuk me time pergi dari satu bank ke bank lain. Meskipun KungUtinya pasti capek bermain seharian bersama cucunya, namun pasti hal inilah yang mereka tunggu selama 4 tahun.

Ada satu tempat favorit Zirco di mall GC yaitu main Gokart. Bahkan H-1 sebelum jadwal terbang kembali ke Jakarta, Zirco meminta untuk main lagi. Arena indoor gokart di dalam mall dengan lintasan panjang berkelok-kelok. Buat kawan pembaca yang ingin memacu adrenalin, rekomen banget ini. Apalagi kalau datang dengan berkelompok, tambah seru karena bisa balapan bersama. Cukup dengan 4 Euros/1x main (Rp. 77.000) selama 6 putaran sudah buat happy sekali. Kalau di Portugal harus bayar 25 Euros/1x main (Rp.480.000).

Rekreasi bersama Yangkung, Yang Uti, dan Tante Nugky di Sakura Park Cimory

Gong dari liburan keluarga bersama Kung, Uti, dan Tante Nugky adalah pergi wisata ke Taman Safari dan Cimory Pandaan. DoubleZ sudah pernah kesana tepat 4 tahun yang lalu sebelum berangkat ke Swiss. Karena masih pandemi dahsyat waktu itu, kami hanya staycation santai di Hotel Baobab. Zirco masih ingat menginap disana karena ada memori naik kuda poni kecil yang menyenangkan. Tetapi kalau baby Zygmund jelas sudah lupa!!!

Hari Jumat (11/07) kami berangkat ke Taman Safari setelah sholat jumat. Tiket masuk Taman Safari sebesar Rp. 145.000/orang, sudah termasuk bisa menikmati beberapa permainan seperti bumper car, merry merry go round, kincir berputar, kereta mini, dkk. Idealnya setiap permainan hanya boleh 1x. Namun karena waktu tersebut sudah mendekati jam tutup dan sudah sepi pengunjung maka kami dapat rezeki bisa main 2x. Hihihi. DoubleZ sangat antusias saat momen memberikan wortel ke rusa dan lama melalui jendela. Meskipun takut kalau tangannya digigit, tapi mereka terus memberikan wortel sampai habis tak bersisa.

Mau jalan-jalan ke Jepang, cukup ke Sakura Park aja

Sepanjang melihat rusa, lama, singa, beruang, monyet, kuda nil, jerapah, dan gajah, Zygmund tak henti-hentinya bertanya “Apa-apaan itu”??. Dalam kamus bahasa Zygmund itu berarti “Itu Apa?”. Ini pertama kali dia mengunjungi kebun binatang besar dengan stay di dalam mobil. Tetapi sayang, hewan-hewan di Taman Safari terlihat kurus. Apa mungkin karena mereka sudah tua yaa?

Cimory Dairyland Prigen Pandaan adalah salah satu tempat wisata dan edukasi yang harganya masih terjangkau. Tidak semahal wisata Jatim Park. Ternyata di Cimory banyak sekali pilihan wahana. Karena waktu sudah sore, maka kami hanya mengunjungi 2 wahana yaitu Dairy Land dan Sakura Park. Kalau tidak salah dulu kami sudah mengunjungi Dairy Land dan Milk Museum. Dairy Land wajib dipilih sebagai wahana utama, sedangkan pendampingnya ada berbagai macam. Rata-rata per orang dikenakan biaya Rp.35.000 (tergantung wahana yang dipilih ya).

Zirco menikmati sekali main Gokart di Grand City Sby

Supaya tidak terlalu capek, kami menyewa 2 scooter yang digunakan oleh Yang Kung, Yang Uti. Tak lupa Zirco dan Zygmund ikut berboncengan bersama mereka. Paling seru mengunjungi Sakura Park. Kami ber-7 naik perahu dayung (2 perahu). Karena tidak bisa menyelesaikan sampai garis finish, bapak-bapak petugas nan baik hati membantu menarik perahu dari atas. Ternyata mendayung perahu itu berat dan dibutuhkan haluan yang benar, hahaha. Lintasan 1 putaran mendayung perahu terasa jauh karena setiap mau belok selalu menabrak dingin batunya.

Kami beruntung saat mengunjungi Cimory sudah termasuk sepi pengunjung dan tidak high season liburan. Jadi bisa sepuasnya berfoto bersama bunga sakura, pintu gerbang merah kuil Torii, dan jembatan bebatuan. Kata Zirco, “Mami sudah tidak perlu pergi ke Jepang lagi, ini sudah seperti di Jepang beneran mi”. Hmmmmm…

Tak mau kalah sama Zirco, ikutan juga main gokart

Untuk melepas lelah, destinasi selanjutnya adalah mengisi perut. Gachi Korean Cuisine menjadi pilihan. Makanan korea yang rasanya cocok di lidah Indonesia mulai banyak digemari pengunjung. Penasaran sekali dengan rasa Soju, minuman khas dari Korea. Mumpung di Indonesia maka kami mencoba Soju Leci Halal. Ini Halal guys, kalau di Portugal belum ada versi soju halal. Ternyata oh ternyata rasanya seperti sirup leci dikasih soda gitu. Enak lah ya rasanya. salah satu wishlist bisa ala-ala minum pakai gelas mini soju seperti di drakor akhirnya kesampaian nih. Hihihihi. Terimakasih Tante Nugky yang telah merekomendasikan restoran ini.

Besok saatnya kami berempat pergi mudik ke tempat kelahiran Papi Fariz. Ikuti petualangan DoubleZ selanjutnya di Kota Wisata Batu Malang ya… Bersambung. OPP.

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img