spot_img
Thursday, June 20, 2024
spot_img

Destinasi Baru, Wisata Edukasi Kampung Tokoh

Berita Lainnya

Berita Terbaru

MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Satu lagi jujugan wisata edukasi muncul di Kota Malang. Berada di pintu masuk utara Kota Malang, masyarakat bisa berwisata sekaligus belajar dengan kisah para tokoh-tokoh. Tidak hanya tokoh nasional, tapi juga ada tokoh agama, tokoh budaya, tokoh musik, hingga tokoh mancanegara.

Destinasi baru itu adalah Kampung Tokoh yang berada di RW 1 Kelurahan Arjosari, tepatnya di sepanjang Jalan Teluk Pelabuhan Ratu dan sekitarnya yang dilaunching secara resmi Minggu (27/8) sore kemarin.

“Kampung tokoh ini kita buat untuk sarana edukasi. Kita pasang gambar tokoh di sepanjang jalan, mereka bisa bermain sambil belajar. Sudah buka, tapi efektif nanti September itu kami benar-benar siap sarana prasarananya. Kita lagi bikin mobil untuk keliling,” jelas Firman Hardiansyah Penggagas Kampung Tokoh sekaligus Ketua RW 1 Kelurahan Arjosari.

Di sepanjang jalan itu, memang tampak terpasang gambar-gambar tokoh seperti tokoh proklamator Soekarno dan Hatta, lalu ada juga tokoh keagamaan seperti KH. Hasyim Asy’ari dan KH Ahmad Dahlan, wali Kota Malang di era masa lalu hingga tokoh tokoh mancanegara seperti Jack Ma dan sebagainya.

Firman menyebut ada ribuan tokoh jumlahnya yang sudah terpasang di sepanjang jalan hingga gang gang sempit itu. Selain gambar tokoh, juga terdapat banyak diorama perang dan kejadian bersejarah lainnya.

“Kami sudah produksi 2.000 lebih gambar tokoh yang kita cetak. Kita sebar dalam gang. Saat ini di seluruh RW 1, saya harap nanti seluruh Kelurahan Arjosari bisa mengikuti itu,” ungkap Firman.

Kampung ini juga akan segera didaftarkan menjadi salah satu kampung tematik di Kota Malang, di bawah naungan Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata. Wisata edukasi ini dikemas menyenangkan karena juga disediakan tempat untuk nongkrong, yakni Taman Kampung Tokoh yang didesain kekinian namun tetap mengangkat gambar-gambar tokoh.

“Latar belakangnya kami buat ini karena ada anak itu saya tanya, kenal Pangeran Diponegoro apa tidak. Ternyata dia harus Googling dulu. Saya pun berpikir kenapa anak sekarang tidak paham. Jadi ini supaya mereka nanti tidak Googling, mereka bisa sambil main itu mereka juga belajar,” bebernya.

Camat Blimbing Nina Sudiarty yang hadir mewakili Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji menyampaikan pihaknya begitu bangga dengan hadirnya Kampung Tokoh. Dimana hal ini merupakan bukti bahwa masyarakat mampu mengangkat potensi dan kelebihan dari wilayahnya.

“Saya mensupport dan mewakili Pemkot Malang mengucapkan terima kasih yang sebesar besarnya. Kampung ini adalah kampung yang diharapkan masyarakat. Semua 11 kelurahan di Kecamatan Blimbing itu punya kelebihan dan kekurangan masing masing, nah kelebihan ini lah yang harus dieksplor,” tegas Nina. (ian/sir/aim)

spot_img

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img