Sunday, August 31, 2025

Dindik Langsung Kirim Edaran Larangan Study Tour

Berita Lainnya

Berita Terbaru

MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Perintah Bupati Malang HM Sanusi melarang siswa study tour langsung direspon Dinas Pendidikan Kabupaten Malang. Yaitu dengan membuat surat edaran larangan kegiatan study tour untuk siswa SD dan SMP.  Surat Edaran itu akan dikirimkan ke seluruh satuan pendidikan, SD maupun SMP baik negeri maupun swastas.

“Kemarin lalu bapak bupati sudah mengatakan dengan jelas tentang larangan study tour. Arahan beliau kami harus membuat surat edaran. Kami laksanakan, saat ini masih proses. Paling tidak Senin (11/8) besok, kami  langsung kirimkan ke satuan pendidikan mulai SD dan SMP baik negeri maupun swasta,’’ katanya.

Suwadji mengatakan larangan study tour ini untuk siswa SD dan SMP, sejatinya bukan kali pertama dilakukan. Tahun sebelumnya, larangan ini sudah ada. Itu seiring dengan terjadinya kecelakaan yang menimpa bus rombongan siswa.

“Tapi yang sekarang, alasannya selain membahayakan rombongan siswa dan guru, juga karena biaya yang memberatkan. Lanbtaran itu, kami pun  sepakat membuat larangan, yang kami tuliskan melalui  surat edaran,’’ tambah Suwadji.

Selain melarang siswa study tour ke luar kota, dalam surat edaran tersebut, dijelaskan mantan kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Malang ini adalah larangan kemah di pantai Malang Selatan.

Menurut Suwadji kemah di tepi pantai sangat membahayakan. Terlebih saat ini, kondisi arus tidak dapat ditebak. Anomali cuaca dikatakan Suwadji mempengaruhi kondisi arus di pantai yang ada di Malang Selatan.

“Dalam edaran nanti akan disebutkan bahwa study tour dapat dilakukan di wilayah Malang Raya. Study tour harus memiliki konteks belajar, bukan rekreasi,’’ pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya Bupati Malang HM Sanusi melarang dengan tegas kegiatan study tour untuk siswa SD dan SMP ke luar kota. Bukan itu saja, orang nomor satu di Pemerintah Kabupaten Malang ini juga melarang kegiatan kemah para siswa di pantai. Larangan tegas itu disampaikan Sanusi saat memberikan sambutan pada kegiatan apel yang digelar di halaman Pendopo Agung Kabupaten Malang Senin (4/8) pagi kemarin.

Dikatakan Sanusi, bahwa larangan ini bukan tanpa alasan. Menurut dia banyak orang tua mengeluh tentang biaya study tour yang sangat mahal. Sedangkan larangan kemah di pantai dikatakan Sanusi sangat membahayakan. Terlebih  beberapa waktu lalu terjadi gempa bumi di Rusia dengan magnitudo 8,8 yang berpotensi tsunami.(ira/jon)

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img