spot_img
Sunday, May 19, 2024
spot_img

Top 15 Final Capstone Project Bangkit Academy 2022

Dosen Filkom UB Loloskan Tiga Tim

Berita Lainnya

Berita Terbaru

MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Tiga tim Capstone Project yang dibimbing dosen Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya (Filkom UB) masuk 15 besar. Top 15 Final Capstone Project Program Bangkit Academy 2022 diumumkan  langsung oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Nadiem Anwar Makarim, B.A., M.B.A secara virtual, Kamis (15/9) lalu.

Tiga tim hasil bimbingan Dosen Filkom UB yang lolos 15 besar diantaranya Tim BahanbaKu. Tim pertama ini dibimbing oleh Komang Candra Brata, S.Kom., M.T., M.Sc. beranggotakan Rigel Vibi Ramadhan (UB), Irvan Rizki Nugraha (UB), Rifqi Hilmi Zhafrant (UB), Sahdewi Bunga Safira (UNS), Ananda Ilyasa Putra (UNS) dan Syah Rizal Almedifa (UPN Yogyakarta).

Tim BahanbaKu disini menghasilkan karya aplikasi untuk mendapatkan bahan baku makanan berdasarkan resep yang disediakan.  Rigel Vibi Ramadhan selaku ketua tim mengatakan aplikasi yang diciptakan timnya dapat mempermudah ibu rumah tangga atau anak kos yang ingin berhemat tetapi masih ingin makan enak.

“Aplikasi ini bermanfaat bagi orang yang punya hobi memasak untuk mendapatkan bahan baku sesuai dengan porsi resep yang dipilih sehingga dapat sesuai dengan ke­butuhan dan praktis,” terang Rigel.

Dia menambahkan dengan pembelian ba­han baku yang sesuai  resep, maka Ba­han­baKu juga dapat meminimalisir lim­bah makanan rumah tangga. BahanbaKu dilengkapi fitur pembelian bahan dari resep, rekomendasi resep, kategori resep seperti untuk rumah tangga, anak kos, ataupun bayi, pendeteksi makanan, guide memasak yang interaktif, dan banyak fitur lagi yang akan dikembangkan.

Tim kedua yaitu HerAi, bimbingan dari Adhitya Bhawiyuga, S.Kom., M.Sc. yang beranggotakan Wulan Anjenita Kurniati (UB), Muhammad Naufal Habibie Dwihar (UB), Muhammad Alfares, Heri Irianto, dan Ilham Gunadi Projek dari HerAi. Yaitu aplikasi yang dapat membantu pengguna mengidentifikasi barang yang dapat didaur ulang atau tidak.

Aplikasi dapat membaca kategori tersebut dengan mengambil gambar. Hasilnya akan muncul di aplikasi. “Dengan cara ini, pada saat yang sama secara tidak langsung kami juga mengedukasi masyarakat untuk lebih memahami barang mana yang bisa didaur ulang dan mana yang tidak,” jelas Adhitya.

Dia juga menjelaskan bahwa aplikasi ini dikembangkan pada Android dan IOS sehingga dapat digunakan oleh masyarakat luas. Dari aplikasi ini tim HerAi berkomitmen untuk menjangkau lebih banyak pengguna dan pelanggan kedepannya.

Tim ketiga yaitu Ambroise, bimbingan dari Dr. Eng. Fitra Abdurrachman Bachtiar, ST., M.Eng. yang beranggotakan Safir Rah­mahuda Machsun (UB), Andika Irza Pradana (UB), Alwan Fauzi (UB), Annas Agung Cahyo Murti (UB), Jeconiah Sugiyanto (BINUS), dan I Putu Arya Patrama Khrisna Putra (Udayana).

Tim Ambroise mengembangkan aplikasi Virtual Hairstyle and Smart Barbershop.  Platform aplikasi ini akan menargetkan masyarakat khususnya kaum laki-laki yang kebingungan dalam menentukan gaya rambut, lokasi barbershop terdekat, melakukan booking online serta pembayaran dengan e-payment.

Aplikasi ini berbasis android dengan menggu­nakan teknologi Augmented Reality yang memungkinkan penggunanya memilih dan melihat jenis potongan rambut mereka secara virtual. “Harapannya dengan aplikasi ini mem­bantu para pelaku usaha barbershop da­lam menjaring pelanggan dan membantu kon­su­men mendapatkan jasa terbaik,” terang Fitra.

Sementara itu, Bangkit merupakan pro­gram pengembangan kompetensi mahasiswa untuk berkarir di dunia teknologi. Didesain melalui kemitraan Dirjen Pendidikan Tinggi Kemendikbud, Google, Gojek, Tokopedia, Tra­veloka, dan mitra perguruan tinggi. Pro­gram ini ditawarkan melalui Kampus Merdeka.

Program Bangkit diikuti sekitar 3.000 ma­hasiswa. Pada akhir program, terdapat 2.250 peserta yang lulus dari 250 perguruan tinggi. Terpilih Top 50 Capstone terbaik dari 483 tim yang kemudian disaring lagi menjadi Top 15. (imm/bua)

spot_img

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img