spot_img
Friday, May 24, 2024
spot_img

EDITORIAL; Juara Masa Depan

Berita Lainnya

Berita Terbaru

MALANG POSCO MEDIA – Selamat! Kayutangan Heritage menjadi juara nasional Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023. Meski juara 5 kategori Digital dan Kreatif, namun prestasi ini patut diapresiasi masyarakat Kota Malang. Apapun hasilnya, prestasi ini membanggakan Kota Malang di tingkat nasional. Karena yang memberikan penghargaan adalah Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Persoalannya kemudian adalah, bagaimana konsistensi merawat dan mengembangkan terus kawasan Kayutangan Heritage ini ke depannya. Jangan sampai Kayutangan Heritage yang sudah didesain apik, meski belum sempurna ini, kemudian tidak berlanjut seiring dengan pergantian kepala daerah.

Siapa pun yang nantinya menjadi penjabat dan walikota Malang peride lima tahun ke depannya, juga harus punya visi yang sama untuk terus merawat dan mengembangkan kawasan Kayutangan Heritage ini. Sebab saat ini, kawasan ini sudah mulai tumbuh dan menjadi destinasi wisata baru andalan Kota Malang.

Diakui atau tidak, pro kontra mengemuka saat Wali Kota Sutiaji membangun kawasan ini bersama Pokdarwis setempat. Namun kegigihan seluruh stakeholder terkait dan masyarakat, impian mewujudkan kawasan Kayutangan Heritage menjadi kawasan wisata mulai terwujud.

Banyak yang mengkritisi bahwa Kota Malang tak mungkin bisa sama dengan Yogyakarta. Itu karena kawasan Kayutangan Heritage sepertinya diarahkan dan dikemas mirip Malioboro. Namun seiring perjalanan waktu, Kayutangan Heritage memiliki karakteristik sendiri.

Kegigihan Wali Kota Sutiaji yang terus mendorong stakeholder untuk mendesain kawasan ini menjadi lebih cantik dan memesona, perlahan mulai tampak. Sudut-sudut kawasan ini pelan tapi pasti pun mulai ramai. Dan harus diakui, kawasan ini saat ini memang ramai.

Kalau akhir pekan, kawasan ini mulai terbentuk menjadi kawasan hiburan masyarakat. Pola interaksi serta pertumbuhan ekonomi di kawasan ini pun mulai tumbuh. Komunitas komunitas yang berkepentingan pun mulai mengisi ruang ruang di kawasan ini.

Bila semua pihak merasa memiliki kawasan ini, maka ke depan kawasan ini pun akan menjadi kawasan yang memang layak mendapat juara dalam ajang ADWI di masa depan. Maka siapa pun, jangan hanya bisa mengkritisi tanpa bisa menjadikan kawasan itu hidup dan tumbuh.

Saatnya Kawasan Kayutangan Heritage yang mendapat apresiasi nasional ini dirawat bersama-sama. Dilengkapi ruang-ruang yang memang bisa menunjang kesempurnaan kawasan wisata ini. Dan semuanya tunduk dan patuh pada kebijakan Pemkot Malang yang memang punya kewenangan untuk menjadikan kawasan ini kawasan wisata heritage.

Terlepas dari kekurangannya, kawasan ini sudah menjadi titik pusat keramaian baru. Kawasan ini sudah menjadi pilihan tempat untuk menggelar aktivitas yang mengundang massa. Menggeser kawasan Stasiun Kota Baru yang sebelumnya selalu menjadi pusat keramaian.

Sekarang, apapun bisa digelar di kawasan ini dengan lebih mudah. Pengaturan lalu lintasnya pun sudah mendukung. Dan kawasan ini menjadi lebih hidup dengan beragam kegiatan edukasi dan hiburan. Ini kesempatan emas bagi wali kota selanjutnya untuk terus mengembangkan potensi-potensi wisata dan heritage di kawasan Kayutangan. Selamat! (*)  

spot_img

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img