spot_img
Saturday, July 20, 2024
spot_img

Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya; Edukasi dan Motivasi Puluhan Anak Yatim

Berita Lainnya

Berita Terbaru

MALANG POSCO MEDIA, MALANG- Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FKUB) Malang kembali menyelenggarakan penyembelihan dan penyaluran hewan kurban. Selasa (18/6) kemarin, sebanyak lima ekor sapi dan 14 ekor kambing disembelih di lingkungan Fakultas Kedokteran. Penyembelihan disaksikan langsung oleh dekan dan para wakil dekan.

Turut hadir menyaksikan puluhan santri dari Panti Asuhan Aisyiyah Dinoyo dan KH Mas Mansyur Blimbing. Mereka melihat secara seksama proses penyembelihan sembari melantunkan takbir bersama mahasiswa.

- Advertisement -

Dekan Fakultas Kedokteran UB Dr. dr. Wisnu Barlianto, M.Si., Med., SpA(K) mengatakan kegiatan penyembelihan hewan kurban merupakan agenda rutin di Fakultas Kedokteran UB. Dan setiap tahun selalu menghadirkan anak-anak dari panti asuhan. “Kami ingin memberikan edukasi pada anak-anak tentang pelaksanaan syariat kurban ini,” katanya kepada Malang Posco Media.

Menurut Wisnu, yang utama dalam ibadah kurban bukan tentang jumlah materinya. Bukan sedikit dan banyaknya hewan kurban yang didapat. Melainkan nilai-nilai keikhlasan dan ketaatan kepada Allah SWT. “Karena kita harapkan adalah ridho Allah. Harapan kami tentu ini menjadi amal ibadah. Terkhusus bagi civitas akademika yang mengamalkan kurban,” harapnya.

Para santri undangan dari Panti Asuhan juga diajak tour keliling di Fakultas Kedokteran. Mereka juga dikenalkan program studi yang ada di FKUB. “Dengan kehadiran mereka, kami harapkan dapat menumbuhkan motivasi pada mereka untuk punya mimpi besar dapat melanjutkan pendidikan yang jauh lebih tinggi,” ucap Ketua Panitia Penyembelihan Kurban, dr. Samsul Arifin, M.Biomed, Sp.M.

Samsul menyampaikan, sebagian besar hewan kurban disembelih di Fakultas Kedokteran. Sisanya disalurkan di beberapa masjid dan mushola. Termasuk kepada proposal pemohon dari pihak luar. “Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Kami selaku panitia telah melakukan antisipasi untuk terjadi permasalahan baik teknis maupun yang lain. Semoga menjadi amal kebaikan dan menambah timbangan amal untuk mereka yang melaksanakan kurban,” harapnya.

Pukul 13.00 siang kemarin, tampak warga sekitar berdatangan untuk mengambil daging kurban yang sudah disediakan. Panitia menerapkan sistem drive true. Sistem ini sudah dilaksanakan sejak pandemi covid beberapa tahun yang lalu. Tujuannya untuk menghindari kerumunan banyak orang. (imm/udi)

- Advertisement -spot_img

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img