spot_img
spot_img

Fakultas Psikologi UMM Buka Program Joint Degree Kampus Taiwan

MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Fakultas Psikologi (Fapsi) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) membuka program gelar bersama (joint degree) dengan Asia University Taiwan. Program ini merupakan wujud keseriusan kedua pihak untuk terus meningkatkan mutu akademik bertaraf internasional. Joint degree ini juga merupakan program lanjutan dari kelas internasional yang telah berlangsung sejak tahun 2020.

Koordinator program joint degree, Muhammad Fath Mashuri, S.Psi., M.A mengatakan bahwa melalui program ini, mahasiswa mendapatkan dua gelar akademik sekaligus. Yakni satu sarjana psikologi dari Kampus Putih UMM dan bachelor of science dari Asia University. Mahasiswa yang mengambil program ini akan mengikuti perkuliahan dua tahun pertama di UMM, kemudian dua tahun berikutnya dilanjutkan di kampus Asia University.

“Setelah melalui proses  panjang, akhirnya aktivitas ini mendapatkan izin dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan teknologi (Kemendikbud-Ristek) dengan nomor SK 0727/E.E3/OT.00.04/2022. Maka, program ini diberlakukan bagi mahasiswa angkatan 2022 yang baru masuk kuliah,” jelasnya.

Berita Lainnya:  Dosen Berkarya FISIP Universitas Brawijaya; Kembangkan Kopi Dampit, Gandeng Kelompok Tani Panorama

Fath, sapaan akrabnya menambahkan ada beberapa tahapan seleksi yang harus mahasiswa lewati agar bisa mengikuti joint degree. Diawali dengan seleksi dokumen yang di dalamnya memuat syarat   sertifikat TOEFL ITP lebih dari 500 atau IELTS lebih dari 5.5. Dilanjutkan dengan seleksi substansi berupa tes potensi akademik hingga tes wawancara.

“Banyak sekali manfaat yang akan didapatkan mahasiswa dalam joint degree. Bukan semata-mata mendapatkan gelar dari dua universitas berbeda, mereka juga memperoleh international exposure,” katanya.

Menurutnya, kuliah di luar negeri bukanlah perkara yang mudah. Apalagi dengan bahasa dan kebudayaan yang berbeda. “Saya yakin mahasiswa mendapatkan banyak pengalaman dan peningkatan skill. Baik itu di aspek kemampuan bahasa Inggris, kemampuan literasi, pemahaman akan dunia yang lebih luas, dan perspektif yang lebih kompleks secara global,” ungkap dosen Psikologi itu.

Berita Lainnya:  Makin Semangat Ukir Prestasi

Fapsi UMM menargetkan ada 20-an mahasiswa yang bisa bergabung dalam joint degree ini. Bahkan mungkin lebih banyak. Karena antusiasme mahasiswa baru yang cukup tinggi.  Fath menegaskan bahwa Fapsi UMM tidak hanya membuka program joint degree bersama Asia University saja, tetapi juga sudah menjajaki kerjasama dengan kampus-kampus luar negeri lainnya, baik di Asia, Amerika, maupun Eropa.

“Jadi, mahasiswa bisa leluasa memilih kampus untuk menjalani joint degree selama berkuliah di UMM,” pungkasnya. (imm/bua)



BERITA LAINNYA