spot_img
Tuesday, April 16, 2024
spot_img

Family Corner Masjid Atasi Masalah Keluarga

Berita Lainnya

Berita Terbaru

MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Masalah keluarga menjadi salah satu perhatian khusus bagi Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Malang. Berbagai permasalahan keluarga seperti kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), perselingkuhan, perceraian, perkawinan anak, human trafficing, kekerasan seksual, masalah kesehatan reproduksi hingga kasus stunting, seharusnya bisa ditangkal oleh eksistensi masjid.

Oleh karena itu, DMI Kota Malang berkolaborasi dengan Pemkot Malang, Kemenag Kota Malang dan UIN Maulana Malik Ibrahim meluncurkan pilot program Family Corner Berbasis Masjid,di Masjid Agung Jami Kota Malang,  Senin (28/8) kemarin.

“Seringkali permasalahan keluarga tidak terjangkau oleh masjid bukan dikarenakan keterbatasan fasilitas, kurangnya sumber daya manusia, namun lebih pada minimnya program layanan yang secara khusus fokus pada ketahanan keluarga. Tujuan Family Corner Berbasis Masjid diantaranya terwujudnya tingkat pemahaman yang baik di masyarakat tentang keluarga sakinah, terwujudnya ruang konsultasi dan konseling keluarga mencakup ketahanan fisik, psikis, ekonomi, sosial, dan spiritual, serta meningkatnya sumber daya yang berkualitas melalui kerjasama dengan pihak-pihak terkait,” terang Ketua DMI Kota Malang Prof. Kasuwi Syaiban.

Menurut Kasuwi, sebenarnya banyak masjid yang surplus dengan sumber dana yang besar. Akan tetapi dirasa belum cukup serius dan konkrit dalam mengambil peran guna mencegah dan mengatasi kasus-kasus keluarga tersebut. Sebelum ini beberapa kali telah dilakukan Fokus Group Discussion (FGD) dengan seluruh stakeholder membutuhkan peran masjid, yang kemudian dirumuskan menjadi Family Corner

Family Corner Berbasis Masjid ini merupakan unit pelayanan keluarga di bawah struktur organisasi takmir

Untuk pilot program Family Corner ini, dibentuk 10 masjid yang akan menjadi percontohan diantaranya Masjid Darul Istiqomah Polowijen, Jalan Polowijen I/ 69A RW 04, Kelurahan Polowijen, Kecamatan Blimbing, Masjid Roisiyah Jalan Ir. Juanda No 18 Kelurahan Jodipan, Kecamatan Blimbing, Masjid Nasruddin Jalan Ki Ageng Gribig Kelurahan Kedungkandang Kecamatan Kedungkandang, Masjid Al Halal Bumiayu Jalan Kyai Parseh Jaya Kelurahan Bumiayu Kecamatan Kedungkandang dan Masjid Al Ikhsan Jalan Klayatan Gg 2 RT 4 RW I, Kelurahan Bandungrejosari.

Lalu Masjid Darusslam Jalan Derkuku Selatan No. 01, Kelurahan Tanjungrejo Kecamatan Sukun, Masjid Al Ikhlas Jalan Raya Langsep Kecamatan Klojen, Masjid Nurul Jihad Perum Vila Bukit Tidar Blok A4, Kelurahan Merjosari Kecamatan Lowokwaru, Masjid Al Ghozali Jalan Kecubung No. 10B Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru dan Masjid Ainul Yagin Unisma Jalan Tata Surya, Kecamatan Lowokwaru.

Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji yang secara resmi meluncurkan pilot program itu menyampaikan keluarga memegang peran penting dan merupakan bagian dari negara. Apabila sejak dari keluarga ini terbentuk sebuah keluarga yang sakinah dan bagus, maka tentu akan mempengaruhi kualitas suatu negara pula. Oleh karena itu pihaknya pun tentu mendukung program seperti ini.

“Tugas kami adalah bagaimana menghimpun kekuatan dan mengkolaborasikan karena kami punya otoritas. Mengajak perguruan tinggi, mengajak komunitas lain dan bisa jadi ada pembiayaan dari perbankan dan seterusnya yang sekiranya bisa menguatkan yang ada di Family Corner,” tegas Sutiaji. (ian/aim)

spot_img

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img