spot_img
spot_img

Jelang Musim Hujan, Sasar 14 Lokasi Drainase

Gelontor Rp 11 M Atasi Banjir

MALANG POSCO MEDIA- Pemkot Malang pasang kuda-kuda antisipasi banjir kala musim hujan. Aksinya berupa gelontor anggaran Rp 11 miliar benahi drainase. Pekerjaan ini harus segera tuntas.

Setidaknya 14 titik jaringan drainas harus diperbaiki. Selain itu meningkatkan kapasitas  atau daya tampung air saat hujan berintensitas tinggi.

Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang Ir Diah Ayu Kusuma Dewi MT menjelaskan 14 lokasi drainase itu  tersebar di lima  kecamatan di Kota Malang.

“Perbaikan ini perlu dilakukan karena kondisi drainase memang butuh diperbaiki, ditingkatkan kapasitasnya,” tutur Diah sapaan akrabnya saat dikonfirmasi Malang Posco Media, Senin (19/9) kemarin.

Dijelaskan Diah kondisi drainase tersebut memang terpantau tidak berfungsi optimal. Sebab sudah lama tidak diperbaiki. Kemudian ada pula yang terlalu  sempit.

Lainnya dikarenakan drainase tidak terlalu dalam. Sehingga   kerap tidak mampu mengatasi aliran air yang masuk terutama volume air tinggi saat musim hujan. Akhirnya meluap dan menyebabkan banjir.

Berita Lainnya:  Polehan Hadirkan Posyandu Disabilitas Pertama

Diakuinya saluran drainase lama memang masih berukuran cukup kecil dengan kedalaman dan lebar kurang dari satu meter.

“Memang salah satu penyebab banjir karena drainasenya tidak optimal. Sehingga aliran air tidak sampai ke sungai,” tegasnya. 

Perbaikan maupun peningkatan kapasitas 14 lokasi drainase ini, lanjut Diah, akan dilakukan dengan penggantian struktur beton drainase. Yakni menggunakan sistem beton U-Ditch.

U-Ditch  merupakan produk beton pracetak yang dibuat menyerupai huruf U dilengkapi dengan tulangan dan dicor menggunakan beton mutu tinggi. Dimensi U-Ditch juga disesuaikan kebutuhan di lapangan dan debit air yang harus dialirkan.

U-Ditch dapat dipasang dengan penutup maupun tanpa tutup. Maka 14 titik drainase yang akan disasar perbaikan di Kota Malang akan menggunakan U-Ditch tersebut.

“Anggaran yang disiapkan kurang lebih Rp 11 miliar,” ujar  perempuan yang menjabat sebagai Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Malang ini.

Berita Lainnya:  Forum TSP Siap Akomodir 897 Usulan Tak Masuk APBD

Diah menargetkan akan menyelesaikan perbaikan 14 titik drainase ini sebelum akhir Desember mendatang. Artinya dalam tiga bulan pengerjaan saluran drainasre bisa tuntas 100 persen dan bisa menekan kejadian banjir saat puncak musim penghujan di akhir tahun.

Menanggapi hal ini Ketua Komisi C DPRD Kota Malang M Fathol Arifin menjelaskan pengerjaan perbaikan drainase harus dilakukan serius. Artinya pemasangan sistem drainase dengan beton U-Ditch tepat di lokasi yang dibutuhkan.

Agar nantinya saat musim  hujan, drainase baru itu  berfungsi dengan baik dan terbukti mengatasi masalah banjir di kawasan yang dimaksud. “Artinya jangan asal pasang saja. Nanti kami akan lihat juga di lapangan seperti apa prosesnya,” papar Fathol.

Politisi PKB ini mendorong Pemkot Malang menggelar lebih banyak kegiatan angkut sampah dan sedimen. Tidak hanya di kawasan poros atau drainase besar saja. Tetapi di kawasan kampung yang rawan banjir. Diharapkan juga melibatkan masyarakat sekitar agar terbangun kesadaran. (ica/van)



BERITA LAINNYA

Musim Hujan, 2.329 Janda Baru