spot_img
Saturday, July 13, 2024
spot_img

Gerak Cepat Lumpuhkan Teroris

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Simulasi Operasi Pengamanan Terbatas Pangkalan Udara oleh Satpom Lanud Abdulrachman Saleh

MALANG POSCO MEDIA– Lima orang diduga teroris melakukan penyerangan di Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh Malang. Kemarin, di Taxi Way Lanud Abdulrachman Saleh, mereka menembak dan menyandera salah satu anggota Satuan Polisi Militer (Satpom) Lanud Abdulrachman Saleh yang melakukan penjagaan di area pangkalan udara.

Baku tembak pun tidak terhindarkan, antara anggota Tim Alap-alap POM Lanud Abdulrachman Saleh dengan para teroris. Tim Alap-alap mendatangi lokasi penyanderaaan yang menembak para teroris setelah mendapatkan informasi terjadi penyerangan.

Hasilnya, lima orang teroris inipun dapat dilumpuhkan. Satu meninggal setelah terkena tembakan petugas.  Dua orang lainnya dilumpuhkan oleh Satwa unit K9 POM Lanud Abdulrachman Saleh.

Aksi penyerangan dan penyergapan teroris ini  bukan kejadian sebenarnya. Itu hanya simulasi operasi pengamanan terbatas pangkalan udara oleh Satpom Lanud Abd Saleh. Simulasi ini selain melibatkan anggota juga Satwa Unit K9.

“Ini sebagai upaya atau kesigapan kami dalam melakukan pengamanan di area pangkalan udara,’’ kata Komandan Satpom Lanud Abd Saleh Letkol Pom Andi Muhtar.

Selain itu, Andi mengatakan simulasi ini untuk memberikan hiburan yang lain kepada masyarakat yang hadir sebagai peserta Air Force RUN 4 tahun 2024.

“Selain kesigapan anggota, kami juga menunjukkan kesigapan Satwa Unit K9. Tadi dapat dilihat sendiri saat simulasi gerak taktical kombinasi serta demontrasi operasi pengamanan terbatas pangkalan udara. Saat simulasi operasi pengamanan terbatas pangkalan udara Satwa Unit K9 berhasil melumpuhkan pelaku,’’ jelas Andi.

Dia menyebutkan Unit K9 Satpom Lanud Abdulrachman Saleh diperkuat oleh 11 orang pawang bersertifikasi. Total satwa yang dimiliki sebanya 33 ekor. Dengan jenis anjing ras. Terdiri 17 ekor anjing Rottweiler, enam ekor anjing Belgian Malinois dan 10 ekor anjing Labrador.

“Selain terlibat dalam pengamanan alutsista di area TNI AU, Satwa Unit K9 ini juga terlibat dalam Satgas berskala nasional maupun internasional,’’ tambah Andi. Dia  merinci di antaranya adalah Satgas pengamanan Konferensi Bali Demokrasi Forum (BDF) tahun 2011, 2013, Satgas pengamanan KTT APEC tahun 2013, Satgas pengamanan G 20 tahun 2022, Satgas SAR penanggulangan dampak erupsi Gunung Bromo 2020, Satgas Pengamanan KTT ASEAN  2023 di Labuhan Bajo, Satgas Pengamanan KTT AIS (Archipelagic and Island States) 2023 dan Satgas Pengamanan KTT  World Water Forum (WWF) 2024  di Bali, juga selalu terlibat dan mendukung kegiatan pengamanan Satgas Move Skadron Udara 21 di seluruh wilayah Indonesia.

“Termasuk beberapa waktu lalu saat erupsi Gunung Semeru. Satwa unit K9 kami melakukan pencarian orang di sana. Karena Satwa Unit K9 kami memiliki kemampuan SAR untuk pencarian orang,’’ tandasnya.

Terkait simulasi operasi pengamanan terbatas pangkalan udara kemarin dimulai dari masuknya mobil tak dikenal ke area Lanud Abdulrachman Saleh. Masuknya mobil tersebut langsung direspons dengan cepat oleh dua petugas Satpom. Keduanya langsung memburu mobil warna gelap tersebut.

Kedatangan dua petugas ini karena teridentifikasi lima orang penumpang mobil yang diduga adalah teroris. Mereka langsung keluar saat jarak dua petugas Satpom AU ini mendekat. Mereka juga langsung menghujani dua petugas ini dengan tembakan. Salah satu pelaku berhasil menangkap petugas dan menyanderanya.

Melihat rekannya tertangkap teroris dan disandera satu petugas lainnya langsung melapor dan meminta bantuan kepada anggota Satpom Lanud Abd Saleh lainnya. Tak lama kemudian, bala bantuan datang. Di antaranya adalah tim Alap-alap. Mereka langsung menyerang pelaku teroris dengan menembak bertubi-tubi.

Kedatangan para petugas yang membawa satu Satwa Unit K9 ini, membuat para teroris kewalahan. Meskipun awalnya mereka bertahan dengan terus menghujani petugas menggunakan tembakan, tapi kemudian mereka tidak berkutik. Tiga di antaranya dapat dilumpuhkan oleh petugas.

Sementara satu orang teroris disergap oleh Satwa Unit K9. Tangan dan kakinya sempat digigit sampai dia tidak berdaya. Hingga petugas datang dan mengamankan pelaku. Sedangkan satu pelaku lain, juga dikejar dan digigit Satwa Unit K9 karena berusaha kabur. Pelaku yang berusaha kabur ini mendapatkan gigitan yang kencang. Badannya juga ditarik oleh Satwa K9. Sampai pelaku betul-betul tidak berdaya.

Suasana penyerangan dan penyergapan teroris ini semakin dramatis. Karena selain melibatkan Satwa Unit K9 juga diwarnai dengan smoke bom. Sehingga suasana mencekam.

Simulasi yang dilaksanakan di Taxi Way Lanud Abdulrachman Saleh inipun mendapat respon apik dari warga. Mereka memberikan aplaus kepada para petugas yang sukses melakukan penyergapan dan penyerangan teroris, serta melakukan pengamanan di Lanud Abdulrachman Saleh. (ira/van)

spot_img

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img