spot_img
Tuesday, September 26, 2023
spot_img
- Advertisement -spot_img

Gerilya Elite Politik Berlanjut

Berita Terbaru

PDI Perjuangan Jajaki Demokrat

PAN Makin Yakin Parbowo – Erick

MALANG POSCO MEDIA- Elite politik Jakarta masih terus  Gerilya galang kekuatan. Kubu pengusung Ganjar Pranowo lobi Partai Demokrat. Sedangkan PAN kembali menegaskan tetap usung Erick Thohir berpasangan dengan bakal capres Prabowo Subianto.

- Advertisement -




Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani menyebut partainya akan menjajaki peluang kerja sama dengan semua partai politik, termasuk Partai Demokrat yang telah menyatakan keluar dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP).

Ketua Pemenangan Pileg dan Pilpres 2024 PDI Perjuangan ini mengatakan komunikasi antara PDI Perjuangan dan Partai Demokrat masih dan terus terjalin.

“Tentu saja setelah ini kami akan melakukan silaturahmi untuk menjajaki kemungkinan-kemungkinan yang ada, termasuk ke semua partai,” kata Puan di Benteng Vastenburg, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (2/8) malam, sebagaimana keterangan tertulis diterima di Jakarta, Minggu (3/9) kemarin.

Di sisi lain, Puan meyakini bahwa koalisi pendukung Ganjar Pranowo akan tetap solid, khususnya  PPP  yang telah berkomitmen terus bekerja sama dengan PDI Perjuangan.

“Kami meyakini PPP masih teguh bisa bersama-sama dengan PDI Perjuangan. Kami juga menyadari dinamika politik bisa saja kemudian terjadi suatu dinamika perubahan. Namun, sampai hari ini kami meyakini PPP akan tetap bersama PDI Perjuangan,” ujarnya.

Diketahui bahwa poros baru Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) muncul sebagaimana telah dideklarasikannya duet bakal  capres  dan cawapres  itu di Surabaya,  Sabtu (2/9) lalu.

Sementara itu, Partai Demokrat sudah resmi mencabut dukungannya untuk Anies Baswedan sekaligus keluar dari KPP. Itu setelah Majelis Tinggi Partai Demokrat menggelar rapat di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Jumat (1/9) malam.

Dengan munculnya poros baru tersebut, Puan mengatakan bahwa PDI Perjuangan memperitimbangkan kembali bakal cawapres untuk Ganjar Pranowo. Hal itu mengingat sebelumnya Cak Imin masuk dalam bursa cawapres Ganjar.

Baca Juga:  Harga Emas Melemah

“Dengan situasi dan kondisi seperti ini, tentu saja kami akan mempertimbangkan lagi hal-hal atau kemungkinan-kemungkinan yang nantinya akan menjadi suatu keputusan,” katanya

Puan mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan pengkajian ulang terkait dengan bakal cawapres Ganjar. Namun, dia tidak membeberkan kapan bakal cawapres pendamping Ganjar tersebut akan diumumkan.

Di kubu Prabowo Subianto, Ketua DPP PAN Saleh Partaonan Daulay mengatakan partainya tetap akan konsisten mendukung Erick Thohir sebagai bakal cawapres berpasangan dengan  Prabowo Subianto.

Namun, PAN akan tetap menghormati usulan Partai Golkar yang mendorong Ketua Umum Airlangga Hartarto atau kader partai berlambang pohon beringin lainnya.

“Meskipun berkontestasi dalam pilpres, kami akan tetap mengedepankan etika dan komitmen politik yang telah disepakati,” kata Saleh dalam keterangannya di Jakarta, kemarin.

Sejalan dengan dinamika politik yang ada, Saleh yakin peluang Erick Thohir menjadi cawapres Prabowo makin menguat.

Paling tidak setelah Muhaimin Iskandar keluar dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) maka salah seorang kandidat telah keluar. Dengan begitu, KIM akan makin memperhitungkan Erick Thohir dan menetapkannya dalam skala prioritas.

“Dari survei elektabilitas, Erick Thohir ‘kan sangat baik. Jika dibandingkan dengan kandidat lain, Erick Thohir masih berada di barisan teratas. Oleh karena itu, wajar sekali kalau dijadikan sebagai skala prioritas,” bebernya.

Hal itu, kata dia, tentu saja masih harapan dan proposal PAN. Dalam pembicaraan di tingkat internal KIM, usulan ini akan disampaikan. Semua pihak boleh melakukan asesmen.

“O, ya, dalam konteks pilpres, pasangan Prabowo-Erick Thohir dinilai paling tepat. Ada unsur tua muda, militer sipil, memahami bisnis dan keuangan, representasi nasionalis religius, dan memahami geopolitik dan sistem pertahanan keamanan,” tuturnya.

Baca Juga:  Harga Emas Melemah

Menurut dia, kuncinya memang dalam kedaulatan dan pertahanan. Bangsa Indonesia harus berdaulat dalam segala aspek. Mulai dari ekonomi, sosial, politik, budaya, dan keamanan.

“Di dalam kedaulatan ini, martabat bangsa akan makin diperhitungkan. Nah, posisi seperti ini ada pada pasangan Prabowo-Erick Thohir,” pungkasnya. (ntr/van)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Berita Lainnya

Pasang Iklan/Order Liputan