spot_img
Tuesday, May 28, 2024
spot_img

Halal Bihalal Pemkab Malang, Momentum Silaturahmi Saling Memaafkan

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Malang Posco Media, Malang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang menggelar silahturahmi dan halal bihalal di Pringgitan dan Pendopo Agung Kabupaten Malang, Selasa (16/4). Kegiatan ini diikuti oleh puluhan ribu orang. Mereka adalah pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang, perangkat desa, pengurus dan anggota organisasi kemasyaratakan, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan lainnya. Hadir juga pada kegiatan tersebut Pj Wali Kota Malang Dr Ir Wahyu Hidayat MM.

Satu persatu, bersalaman dengan Bupati Malang H.M Sanusi, Wakil Bupati Malang H Didik Gatot Subroto dan Forpimda Kabupaten Malang. Suasana pun tampak sangat gayeng dan penuh akrab. Bupati Malang bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Malang Hj Anis Zaidah Sanusi terus menyunggingkan senyum, menyambut warga yang datang untuk bersalaman.

Kepala Perangkat Daerah bersalaman dengan Bupati Malang HM Sanusi dan Forpimda Kabupaten Malang dalam acara halal bihalal di Pringgitan Pendopo Agung Kabupaten Malang, Selasa (16/4) siang. (MPM-IRA RAVIKA)

“Silahturahmi dan halal bihalal ini merupakan tradisi di Kabupaten Malang. Setiap tahun diselenggarakan. Pernah berhenti saat Covid-19, dan sekarang digelar kembali,’’ ungkap Sanusi.

Kepada Malang Posco Media, Sanusi mengaku kegiatan ini tidak sekadar seremonial. Tapi menjadi momentum untuk saling memaafkan. “Setelah satu bulan menjalankan ibadah puasa, kita merayakan Idul Fitri, dan kegiatan ini menjadi momentum silahturahmi untuk saling memaafkan satu dengan yang lain,’’ katanya.

Sanusi pun tidak menampik jika halal bihalal tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Itu karena di tahun ini, ada penilaian dresscode terbaik untuk perangkat daerah, kecamatan dan desa. Penilaian dresscode, meliputi kerapian dan kekompakan.

“Betul ada penilaian dresscode terbaik. Ini spontan tadi. Sebagai bentuk kebanggaan bahwa Kabupaten Malang memiliki batik khas, motif Garudeya yang sudah mendapatkan HAKI,’’ ungkapnya.

Sanusi pun mengaku bangga, karena hampir seluruh pegawai atau warga yang datang menggunakan batik Garudeya. Yang pada prinsipnya menurut Sanusi kekompakan pegawai menggunakan batik Garudeya tersebut adalah penjabaran dari Malang Makmur.

“Mereka datang, tanpa dikomando, tapi menggunakan seragam. Itu adalah wujud kreatifitas, dan kemandirian. Adalah wujud penjabaran Malang Makmur,’’ katanya.

Sementara untuk pemenang dresscode terbaik, tingkat Perangkat Daerah diraih oleh Dinas Pemberdayaan dan Masyarakat Desa sebagai juara 1, Dinas Sosial sebagai juara 2 dan Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Malang sebagai juara 3. Sedangkan untuk tingkat kecamatan, juara 1 diraih oleh Kecamatan Jabung, juara 2 Kecamatan Bantur dan juara 3 Kecamatan Tirtoyudo. Sedangkan tingkat desa, juara 1 diraih Desa Jabung Kecamatan Jabung, Juara 2 diraih Desa Wonorejo Kecamatan Lawang dan Juara 3 diraih Desa Girimoyo Kecamatan Karangploso. (ira/bua)

spot_img

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img