spot_img
Wednesday, June 19, 2024
spot_img

Hari Studi MPK Keuskupan Malang, Guru Terampil Digital Di Era Artificial Intelligence

Berita Lainnya

Berita Terbaru

MALANG POSCO MEDIA, MALANG- Sebanyak 250 Guru dan tenaga kependidikan dari yayasan dan sekolah di bawah naungan Majelis Pendidikan Katolik (MPK) Keuskupan Malang mengikuti kegiatan Hari Studi. Kegiatan tersebut mengangkat tema Transformasi Digital Dalam Era Artificial Intelligence untuk Pendidikan yang digelar di Aula SMAK Kolese Santo Yusup Malang, Sabtu (18/5) lalu.

Ketua MPK Keuskupan Malang, Bruder M. Vianney, O.Carm mengatakan, perkembangan dan kemajuan teknologi terjadi begitu cepat. Dan sangat berdampak terhadap dunia Pendidikan. Metode mengajar tidak lagi menggunakan pola-pola konvensional. Guru dituntut untuk adaptif terhadap perkembangan teknologi digital yang begitu cepat.

“Maka guru-guru maupun tendik Sekolah Katolik khususnya di wilayah kerja MPK Keuskupan Malang tidak boleh ketinggalan. Mereka harus terampil menggunakan teknologi digital yang saat ini sudah merambah ke penggunaan artificial intelligence,” katanya kepada Malang Posco Media.

Hari Studi ini merupakan program Majelis Nasional Pendidikan Katolik (MNPK) berkolaborasi dengan ACER Indonesia. Dalam hal ini memberikan kesempatan kepada beberapa MPK di Indonesia untuk mengadakan kegiatan Hari Studi yang temanya inline dengan tema PERNAS MNPK 2023 yakni terkait pemanfaatan kemajuan teknologi untuk Pendidikan.

“Hanya ada tiga MPK yang kami tunjuk untuk melaksanakan kegiatan ini. Yaitu MPK Medan, Palembang dan Malang. Dengan harapan guru dapat semakin meningkatkan keterampilan mengajarnya dengan menggunakan sistem teknologi digital,” ucap Theo Wargito selaku Presidium MNPK.

Ada tiga narasumber yang hadir menyampaikan materi dalam kegiatan ini. Pertama, L. Manik dari PUSDATIN Kemendikbud Ristek yang akan menyampaikan Pentingnya Verifikasi dan Validasi Nomor Pokok Yayasan Pendidikan (NPYP). Kedua, Toni Supriyono sebagai Education Consultant Acer Indonesia menyampaikan Praktik Baik Pembelajaran Berbasis Digital. Ketiga, Eko Indrajid menyampaikan Transformasi Digital dalam Era Artificial Intelligence pada Lembaga Pendidikan Katolik.

ANTUSIAS: Para peserta Workshop Hari Studi hadir dari berbagai Sekolah Katolik di bawah naungan MPK Keuskupan Malang.

Ketua Komisi Pendidikan Katolik Keuskupan Malang Frater Dr. M. Monfoort, BHK, S.E., M.Pd., M.M., M.H., M.AP. M. Ak, mengatakan, Hari Studi bertujuan agar yayasan pendidikan dan sekolah-sekolah yang ada di bawah MPK KM semakin mampu memutakhirkan data yayasan dan sekolah sehingga memiliki data-data yang lengkap di Kemendikbudristek.

“Selama ini kita kesulitan dalam mengembangan lembaga pendidikan. Padahal dana di pemerintah ada, hanya kita tidak mengetahui sistem maupun prosedur yang harus dilakukan karena terbatasnya pengetahuan dan informasi. Terlebih karena urusan administrasi dokumen sekolah yang tidak tersimpan rapi di kementerian,” katanya.

Rektor Universitas Katolik Widya Karya Malang ini mengungkapkan, Hari Studi juga bertujuan mengedukasi guru dan tendik agar terampil memanfaatkan kemajuan teknologi. Sehingga mereka mampu melaksanakan pembelajaran berbasis digital.

“Kita sebagai pendidik maupun tenaga kependidikan, harus menyadari cepatnya kemajuan teknologi terutama di era artificial intelligence dan memanfaatkannya untuk pembelajaran sehingga senantiasa memiliki kemampuan bertransformasi yang terampil dan berkemajuan,” terang Pria yang juga anggota Presidium MNPK ini. (imm/sir/udi)

spot_img

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img