spot_img
Wednesday, April 17, 2024
spot_img

Hibur Diri dengan Kompetisi

Berita Lainnya

Berita Terbaru

MALANG POSCO MEDIA – Berangkat dari latar belakang seorang dokter gigi, menguatkan jiwa artistik Kristina Puspo. Perempuan cantik yang saat ini sudah melewati Pendidikan Profesi Dokter Gigi di Universitas Brawijaya (UB) itu, berhasil menyandang predikat Putri Garudeya 2023.

Prestasi itu merupakan buah perjalanan Kristina, yang tertarik di dunia pageant (kontes kecantikan) sejak kecil.  Duta  Perumda Jasa Yasa Kabupaten Malang ini sudah melewati perjalanan penuh lika-liku.

Kesempatannya kuliah di Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) UB membuka pintu kesempatan baginya. Tahun 2020 menjadi awal ia menjajaki dunia pageant, saat di mana perkuliahan banyak dilakukan secara daring.

“Awalnya, saya mengikuti kegiatan Duta Wisata Kakang Mbakyu Kota Malang tahun 2021. Dan akhirnya berhasil, dan saat ini mengemban amanah sebagai Putri Garudeya Kabupaten Malang 2023,” ungkap alumnus SMAK Kolese Santo Yusup (Kosayu) Malang, ini.

Di tengah menggunungnya beban perkuliahan sebagai mahasiswa kedokteran, ia menghibur diri dengan berkompetisi. Dia berlatih terus menerus. Semakin sering membuka cakrawala, agar dirinya semakin berkembang.

“Awalnya itu sering sekali mendapatkan sentimen dan komentar dari banyak orang. Bahkan orang-orang yang ada di dekat saya. Banyak kritik, mulai dari yang membangun, sampai yang mengganggu kesehatan mental,” cerita perempuan kelahiran 25 tahun lalu ini.

Beban berat dari sentimen negatif orang atas usahanya  berhasil ia kelola dengan baik. Dia  menata emosi, batin dan benaknya hingga tersusun rapi. Hal ini ternyata, berhasil membuat Kristina semakin matang.

Langkahnya meraih hasil terbaik, mulai menghampiri. Hasilnya juga tak ‘ujug-ujug’ datang. Peluh yang tidak terhitung, mengantarkan Kristina memanen buah hasil perjuangannya di ajang pemilihan duta Perumda Jasa Yasa Kabupaten Malang.

“Penting untuk kita bisa mengatur pikiran agar tetap di jalur positif. Bergerak maju agar tetap produktif, meskipun menghadapi situasi yang kurang mendukung,” ujarnya.

Melalui ajang Putri Garudeya 2023, ia akhirnya bisa mendapatkan kesempatan menyambangi tiga negara ASEAN. Ia berangkat dalam misi mengenal berbagai hal khususnya budaya dan pariwisata di Thailand, Malaysia dan Singapura.

“Pengalaman itu membuat saya menyadari pentingnya kolaborasi setiap unsur. Khususnya dalam pentahelix pariwisata mulai dari masyarakat, pemerintah, akademisi, pelaku usaha dan media. Agar dapat mewujudkan pembangunan industri pariwisata, yang berkelanjutan,” pungkasnya. (rex/van)

spot_img

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img