Juga Bertemu Luhut Pandjaitan
MALANG POSCO MEDIA-Pemkab Malang masih terus berjuang mewujudkan pembangunan Tol Malang-Kepanjen. Terakhir Bupati Malang HM Sanusi mendatangi kantor Kementerian Koordinator Bidang Infrastuktur dan Pembangunan Kewilayahan (Kemenkoinfra) di Jakarta,
Rabu (27/8) lalu. (baca grafis)
Orang nomor satu di Pemkab Malang ini didampingi Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang, Khairul Isnaidi Kusuma. Kedatangan Sanusi bersama Khairul untuk melakukan audiensi terkait pengajuan Pembangunan Jalan Tol Malang-Kepanjen serta Pengajuan Inpres Jalan Daerah di Kabupaten Malang.
Mereka diterima Staf Khusus Bidang Manajemen dan Kerja Sama Antar Lembaga
Kemenkoinfra, Agust Jovan Latuconsina.
“Betul, kemarin (Rabu) kami mendatangi kantor Kementrian Koordinator Bidang Infrastuktur dan Pembangunan Kewilayahan Republik Indonesia untuk membahas tol Malang – Kepanjen, sekaligus Inpres Jalan Daerah. Diterima langsung Staf Khusus Bidang Manajemen dan Kerja Sama Antar Lembaga Kemenkominfra ,’’ kata Sanusi.
Dia mengatakan, Pemkah Malang terus bersemangat untuk mewujudkan pembangunan tol Malang-Kepanjen. Alasannya selain meningkatkan konektivitas, pembangunan tol Malang –Kepanjen ini juga diharapkan mampu meningkatkan perekonomian daerah serta mengangkat potensi pariwisata di Kabupaten Malang. Terutama di wilayah Malang Selatan.
“Semoga melalui audiensi ini dapat segera terealisasi terkait pembangunan Jalan Tol Malang-Kepanjen, dikarenakan dengan hadirnya jalan tol ini akan memberikan manfaat yang positif bagi masyarakat Kabupaten Malang,” tambah Sanusi.
Sementara itu Kepala Dinas PU Bina Marga Khairul Isnaidi Kusuma mengatakan pembangunan tol Malang-Kepanjen ini kali pertama dicetuskan oleh Presiden ke 7 RI Joko Widodo. Itu saat meresmikan tol Pandaan-Malang. Saat itu Jokowi mengatakan Tol Pandaan – Malang di lanjutkan ke Kepanjen.
“Setelah itu, Pemkab Malang membuat usulan. Beberapa kali kami melakukan audiensi, dengan Kementrian PUPR, dengan harapan pembangunan tol Malang-Kepanjen segera terealisasi. Termasuk kemarin (Rabu) kami kembali melakukan audiensi dengan harapan pembangunan tol ini segera terwujud,’’ ungkapnya.
Oong, sapaan akrab Khairul Isnaidi Kusuma juga mengatakan bahwa usulan Pembangunan Jalan Tol Malang-Kepanjen sudah masuk dalam Perpres No 80 Tahun 2019. Selain itu juga telah masuk pada Kepmen no 367 Tahun 2023 Rencana Umum Jaringan Jalan Nasional Tahun 2020-2040.
Dalam Kepmen tersebut dikatakan Oong bahwa Tol Malang-Kepanjen menjadi prioritas utama yang pembangunannya dilaksanakan pada tahun 2025 sampai tahun 2029.
“Melalui audiensi ini kami berharap ada percepatan pembangunan jalan tol tersebut,” ucap mantan Plt Kepala Dinas PU Sumber Daya Air Kabupaten Malang ini.
Oong juga menjelaskan bahwa Jalan Tol Malang-Kepanjen memiliki panjang hampir mencapai 30 Kilometer.
“Alhamdulillah, diterima Staf Khusus Kementerian Koordinator Bidang Infrastuktur dan Pembangunan Kewilayahan RI Bidang Manajemen dan Kerjasama Antar Lembaga yaitu bapak Agust Jovan Latuconsina. Beliau menerima kami dengan sangat baik dan akan melaporkan kepada Menteri Koordinator Bidang Infrastuktur dan Pembangunan Kewilayahan RI Agus Harimurti Yudhoyono,” kata dia.
Sebelum meninggalkan kantor Kemenkoinfra, Bupati Sanusi dan rombongan sempat bertemu Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan. Dalam pertemuan itu, Sanusi juga menyampaikan harapannya, agar pembangunan tol Malang –Kepanjen segera terwujud. (ira/van)