spot_img
Wednesday, April 17, 2024
spot_img

Jangan Keliru, Beginilah Cara Tangani Mimisan pada Anak

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Malang Posco Media – Mimisan terkadang dialami  oleh anak-anak. Inilah cara yang tepat untuk menangani mimisan pada anak. Yaitu, anak yang mimisan sebaiknya didudukkan dan darahnya dibiarkan keluar dari hidung.

Dengan demikian, biasanya mimisan akan berhenti dalam waktu kurang dari 10 menit. Kalau setelah 10 menit mimisan tidak juga mereda maka anak harus segera dibawa ke dokter supaya bisa mendapat pemeriksaan lebih lanjut.

Hal ini disampaikan dr. Teny Tjitra Sari, SpA(K)  yang merupakan dokter spesialis anak dari Kelompok Staf Medis Kesehatan Anak Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta, Senin.

“Sebenarnya dengan cara menengadahkan kepala atau memasukkan daun sirih ke hidung itu tidak ada gunanya,” kata Teny, yang tergabung dalam Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Teny mengatakan bahwa setelah mendudukkan anak, orang tua juga bisa meminta anak untuk memasukkan es batu ke dalam mulut dan meletakkannya di langit-langit mulut.”Jangan ditelan atau diemut, arahkan ke langit-langit mulut supaya dingin. Jadi kita bantu darahnya berhenti,” kata dia.

Teny menjelaskan bahwa mimisan dapat terjadi karena selaput hidung rentan dengan kondisi cuaca sekitar, seperti udara kering, atau alergi. Ia mencontohkan, saat beraktivitas di ruangan berpendingin udara anak-anak biasa menggaruk-garuk hidung sehingga selaput atau pembuluh darah di dalamnya tergesek, menjadi pecah, dan mengakibatkan mimisan. “AC itu membuat (udara menjadi), kering sehingga kalau hidung digesek sedikit jadinya mudah berdarah.

Anak zaman sekarang kan bangun tidur pakai AC, keluar sebentar, naik mobil ke sekolah, masuk, turun kena panas, masuk lagi ruangan ber-AC. Jadi dia hidungnya kering,” katanya.Teny mengemukakan pentingnya mengetahui penyebab anak mimisan agar bisa menanganinya secara tepat.”Satu lagi, ibunya tidak boleh panik. Kalau ibunya panik, anaknya makin panik, jadi tidak bisa ditangani,” katanya. (ntr/nug)

spot_img

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img