spot_img
Thursday, February 22, 2024
spot_img

Jelang Harlah ke-78, Muslimat NU Berharap Keberkahan dengan Santuni Ratusan Anak Yatim

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Malang Posco Media – Pimpinan Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama memberikan santunan kepada 500 anak yatim di Jakarta, Jumat (19/1) jelang peringatan hari lahir (harlah) ke-78 yang digelar di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta.

Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa persiapan peringatan harlah ke-78 ini sudah mendekati 100 persen.

“Persiapan kita sudah 99 persen. Sisanya tinggal pelaksanaan mulai nanti malam. Mohon doa semoga lancar khidmat manfaat barokah,” ujar Khofifah usai memberikan santunan.

Khofifah mengatakan jelang acara puncak harlah, PP Muslimat NU menggelar berbagai macam kegiatan. Selain pemberian santunan, juga digelar khataman Quran dan pembacaan tahlil yang ditujukan bagi pendiri NU dan pendiri Muslimat NU.

Sementara kegiatan puncak yang akan digelar sejak Sabtu dini hari bakal dihadiri sekitar 150 ribu Muslimat NU dari dalam dan luar negeri serta warga NU, perwakilan badan otonom NU, lajnah, dan lembaga NU lainnya.

Khofifah menjelaskan panitia telah berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya, Pemprov DKI, serta pihak GBK untuk menyiapkan sejumlah area parkir yang telah dikondisikan zonasinya dari berbagai daerah di Indonesia. Guna menghindari penumpukan, tidak semua parkir dipusatkan pada arena GBK.

“Telah disiapkan kantong-kantong parkir di sekitar GBK. Bahkan juga menyiapkan di Monas dan jika masih dibutuhkan akan disiapkan di Kemayoran,” katanya.

Panitia juga sudah menyediakan 300 toilet portabel yang tersebar di sejumlah titik di GBK.

Kegiatan utama Peringatan Harlah Ke-78 Muslimat NU ini yakni pembacaan dzikir, istighatsah, doa, dan shalawat, shalat tahajud, serta tadarus Al Quran dengan target khataman sebanyak 2024 kali, mengacu pada tahun 2024.

Kegiatan ini juga akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo, Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar dan jajaran syuriyah PBNU, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf, dan jajaran tanfidziyah PBNU. (ntr/nug)

spot_img

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img