spot_img
Monday, July 22, 2024
spot_img

Jelang Ramadan, Toko Parfum Optimis Kebanjiran Omzet

Berita Lainnya

Berita Terbaru

MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Bulan Suci Ramadan masih dua minggu lagi, namun beberapa kebutuhan penunjang seperti parfum mulai dicari masyarakat. Salah satunya di Juansha Parfume yang penjualannya naik 30 persen terutama saat menjelang lebaran.

Penanggungjawab Juansha Parfume, Rohman Amin, mengatakan, pada waktu menjelang lebaran biasanya penjualannya naik hingga 30 persen. Hal ini dikarenakan banyaknya muslim yang menggunakan parfum sebagai pelengkap ibadah terutama dikalangan kaum adam.

- Advertisement -

“Kebanyakan kaum laki-laki kerap menggunakan parfum, namun sekarang ini kaum perempuan juga tak mau kalah. Hanya saja parfum perempuan aromanya lebih kalem,” ungkap Rohman.

Ia melanjutkan, melonjaknya peminat parfum akan terlihat pada pertengahan puasa. Bahkan dalam satu hari tak kurang 50 item terjual, berbeda dengan sebelum Ramadan penjualan hanya dikisaran 20 parfum.

Tahun ini trend parfum adalah Madina Alharomain dengan citi khas aroma segar dan sedikit manis disertai aroma rempah khas Arab. Sedangkan untuk kaum hawa lebih menyukai minyak wangi baccarat karena aromanya yang berkelas.

“Ada juga aroma baby peach, semacam wangi buah peach yang sedang banyak penggemarnya. Sedangkan kaum adam masih menyukai minyak wangi dengan karakter macho, seperti bulgari,” jelasnya.

Ditegaskannya, beberapa minyak wangi khas Arab juga mendominasi pecinta parfum seperti shabaya dan sandra wood. Kedua parfum ini memiliki  ciri khas aroma dari kayu.

“Beberapa bahan dasarnya memang ada yang terbuat dari kayu gaharu yang menciptakan aroma segar. Sedangkan untuk harganya ada yang Rp 3 ribu sampai Rp 4 ribu per mililiter, tergantung jenisnya premium atau reguler,” tutup Rohman. (nit/lin)

- Advertisement -spot_img

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img