spot_img
Saturday, July 20, 2024
spot_img

Kagum, Mahasiswa Hasilkan Karya Kreatif-Inovatif

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Monitoring dan Evaluasi Program KSM Tematik UNISMA

MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Rektor Universitas Islam Malang (Unisma) bersama Wakil Rektor IV dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) terhadap pelaksanaan Kandidat Sarjana Mengabdi (KSM) Tematik. Monev dilaksanakan di Desa Sajen dan Desa Kemiri Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto, Sabtu (26/8) lalu.

Rektor Unisma Prof. Dr. Maskuri, M.Si mengatakan Monev KSM dilakukan sejak tiga tahun terakhir. Untuk menjadi bukti bahwa Unisma tidak main-main dalam program KSM ini. Mahasiswa yang terjun ke masyarakat harus benar-benar pro aktif. Dan harus produktif.

- Advertisement -

“Jadi harus sungguh-sungguh menjalankan tugas sampai menghasilkan produk yang bermanfaat bagi masyarakat. Karya nyata, itu yang kami inginkan dalam KSM Tematik ini,” katanya.

Dalam Monev kemarin, Prof Maskuri sudah melihat beberapa karya mahasiswanya. Salah satunya menghasilkan karya berupa pupuk cair organik (PCO) oleh kelompok KSM di Desa Kemiri.  Produk ini dinilai kreatif dan  bermanfaat bagi masyarakat yang mayoritas petani. Dapat menyuburkan tanah sehingga membuat petani di desa tersebut semakin produktif.

Prof Maskuri kagum akan hasil karya tersebut. Terlebih kelompok KSM bekerja terintegratif kolaboratif. Mereka bekerja sama menghasilkan produk berkualitas. Ada yang bagian manajemen, produksi, kemasan, marketing, dan sosialisasi. “Sehingga kolaborasi ini menjadi program KSM Tematik Terintegrasi,” imbuhnya.

Ketua Forum Rektor PTNU ini menegaskan bahwa KSM Tematik Unisma bukan dikemas dengan program biasa.  Tetapi sudah berbasis pada outcome atau produk.

Selain karya berupa produk, banyak hasil besar yang telah dikerjakan oleh mahasiswa Unisma dalam membangun desa. Seperti digitalisasi potensi desa. Inovasi yang mahasiswa lakukan membuat potensi desa tempat mereka mengabdi semakin berkembang dan dikenal masyarakat luas.

Unisma juga menugaskan mahasiswa KSM untuk membuat laporan yang dapat diakses di Jurnal. Termasuk membuat video yang berisi aktivitas mereka selama bertugas maupun potensi desa tempat mereka bertugas.

“Periode KSM kali ini kami sebar sebanyak 1200 mahasiswa ke daerah Malang Raya dan sekitarnya. Insya Allah yang berikutnya bisa ke berbagai daerah di Indonesia,” tutur Prof Maskuri.

Dalam kesempatan Monev tersebut dibuat sebuah forum pertemuan antara pihak Desa dengan Rektor Unisma dan jajarannya. Ada sesi presentasi oleh koordinator desa. Penyampaian presentasi difokuskan pada program unggulan. Sedangkan bertindak sebagai review dari pihak kampus. Dipandu oleh Dr. Zukhriyan Zakaria, M.Pd sebagai moderator.

Monev KSM Tematik akan juga dilakukan ke semua kelompok. Rektor Unisma dan jajarannya akan memonitor langsung kiprah Mahasiswa Unisma di masyarakat. Sehingga KSM, tidak sekedar formalitas. Tetapi benar-benar menyentuh ke warga masyarakat.

“Program monitoring evaluasi ini disambut baik oleh pihak desa. Mereka sangat terkesan, karena kami terjun langsung ke lapangan, sehingga ada kedekatan antara Unisma dengan masyarakat,” pungkasnya. (imm)

- Advertisement -spot_img

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img