spot_img
Monday, July 22, 2024
spot_img

Kampanye Beli Lokal Tingkatkan Jumlah Penjual dan Pembeli di Tokopedia, Omzet UMKM Sarang Maduku Ikut Melesat

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Malang Posco Media, Malang – Kampanye Beli Lokal dan program lain yang diusung Tokopedia berhasil meningkatkan jumlah penjual dan pembeli di Jawa Timur. Sepanjang kuartal 1 tahun 2024, tercatat Malang, Gresik, dan Madiun adalah daerah dengan kenaikan tertinggi jumlah pelaku usaha di Tokopedia di Jawa Timur. Mojokerto, Lamongan dan Gresik menjadi daerah dengan kenaikan tertinggi jumlah pembeli di Tokopedia di Jawa Timur,

“Di Malang, Kedungkandang, Blimbing dan Klojen menjadi beberapa daerah dengan kenaikan tertinggi jumlah pelaku usaha di Tokopedia. Sedangkan Kedungkandang, Sukun dan Blimbing adalah beberapa daerah dengan kenaikan tertinggi jumlah pembeli di Tokopedia di Malang,” ujar E-Commerce Communications Director ShopTokopedia, Nuraini Razak.

- Advertisement -


Selain itu, jumlah pembeli di ShopTokopedia dalam aplikasi TikTok di Jawa Timur mengalami kenaikan 2 kali lipat di kuartal I 2024 dibandingkan kuartal I 2023.

Kampanye Beli Lokal sendiri merupakan program Tokopedia dalam rangka mendukung produk-produk brand lokal, termasuk dari Malang dan Jawa Timur. Kampanye Beli Lokal juga dapat ditemukan baik di Tokopedia dan ShopTokopedia, sehingga UMKM bisa mendapatkan jangkauan pasar yang semakin luas dan bervariasi.

Tokopedia

“Data internal Tokopedia mencatat bahwa para pelaku usaha di Jawa Timur, termasuk UMKM lokal, yang mengikuti kampanye Beli Lokal di Tokopedia mengalami rata-rata kenaikan transaksi 1,5 kali lipat jika dibandingkan dengan periode sebelum mengikuti Beli Lokal. Sementara itu, volume pesanan secara keseluruhan pada kampanye Beli Lokal di ShopTokopedia, dalam aplikasi TikTok, meningkat 2,5 kali lipat pada Februari 2024 jika dibandingkan rata-rata volume pesanan pada September 2023,” kata Nuraini.

Selain Kampanye Beli Lokal, Tokopedia dan ShopTokopedia juga menghadirkan program lainnya seperti Promo Guncang 6.6. Promo Guncang 6.6, sebagai bagian dari rangkaian kampanye Waktu Indonesia Belanja (WIB) yang bisa ditemukan baik di Tokopedia maupun ShopTokopedia di aplikasi TikTok.

Berlangsung hingga puncak kampanye 6 Juni 2024, Promo Guncang 6.6 memiliki beragam produk terlaris di berbagai kategori, termasuk makanan dan minuman, kecantikan, fesyen, elektronik dan masih banyak lagi. Selama kampanye berlangsung akan ada flash sale 95% dalam waktu 6x sehari, Bebas Ongkir dan berbagai promo lainnya

“Selain itu, ada Tokopedia NYAM!, panggung khusus untuk pelaku usaha makanan dan minuman, termasuk UMKM dari Malang dan Jawa Timur. Masyarakat juga dapat membeli dari penjual terdekat lewat Kumpulan Toko Pilihan (KTP),” sambungnya.


Salah satu contoh UMKM lokal yang sukses memanfaatkan Tokopedia dan ShopTokopedia adalah Sarang Maduku, bisnis madu lokal yang didirikan oleh Andoni Pridatama sejak tahun 2020. Andoni termotivasi untuk mendirikan Sarang Maduku karena ingin memberdayakan komunitas peternak lebah di Indonesia.

“Sebelum memutuskan berwirausaha, saya bekerja sebagai karyawan bank. Hingga suatu saat, saya memberanikan diri keluar dari zona nyaman dan membuka usaha madu setelah berkunjung ke peternakan lebah. Di sana saya bertemu dan mendengar keluh kesah peternak lebah terkait produksi madu dan pendapatan yang tidak stabil karena belum memiliki kerja sama dengan pelaku usaha. Sejak saat itu, saya mulai merintis usaha Sarang Maduku ini,” jelas Andoni.


Melihat peluang bisnis yang baik sekaligus bisa memberdayakan komunitas peternak lebah, Doni menggandeng para peternak lebah lewat Sarang Maduku. “Hingga kini kami telah bekerja sama dengan 120 peternak lebah lokal dari wilayah Malang, Kediri, Pati, Sumatra dan beberapa wilayah lainnya untuk mendapatkan madu berkualitas tinggi. Kini Sarang Maduku memiliki lebih dari 30 varian madu dengan karakteristik, rasa, serta manfaat yang beragam,” tambah Andoni.

Dalam mengembangkan usahanya, Andoni pun membuka toko online di Tokopedia dan ShopTokopedia, yang bisa ditemukan pada aplikasi TikTok.

“Berkat Tokopedia dan ShopTokopedia, Sarang Maduku bisa memperoleh omzet hingga Rp2 miliar per tahun. Bahkan saat mengikuti kampanye Waktu Indonesia Belanja (WIB), kenaikan penjualan Sarang Maduku bisa mencapai hingga 3 kali lipat dibandingkan sebelum bergabung kampanye tersebut. Melihat dampak yang positif tersebut, Sarang Maduku juga mengikuti promo Guncang 6.6,” tutup Andoni. (nda)

- Advertisement -spot_img

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img