spot_img
spot_img

Keberadaan AMN Wujud Nilai Kebangsaan Generasi Muda

MALANG POSCO MEDIA, SURABAYA – Proyek pembangunan Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) di Surabaya, ternyata sangat diminati mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia. Buktinya, proyek yang diinisiasi Badan Intelijen Negara (BIN) telah ditempati 410 mahasiswa yang tengah kuliah di Surabaya.

‘’Luar biasa. Antusias mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia cukup tinggi. Mereka yang tinggal di AMN juga dari berbagai perguruan tinggi di Surabaya,’’ rinci Basuki Hadi Mulyono, Menteri PUPR melalui rilisnya yang diterima Malang Posco Media, Jumat (25/11) sore.

Dikatakan Basuki, pembangunan AMN merupakan program bersama bangsa yang diinisiasi BIN dengan melibatkan berbagai Kementerian, Lembaga dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur. ‘’Gedung AMN yang sekarang sudah beroperasi di Jl. Siwalankerto Surabaya, lahannya dipersiapkan Pemprov Jatim. Kemudian pembangunannya dilaksanakan oleh Kementerian PUPR,’’ ungkap Basuki.

Berita Lainnya:  Wali Kota Surabaya Inginkan Koperasi Tidak Sekadar Simpan Pinjam

AMN, lanjut dia, merupakan upaya nyata BIN meningkatkan nasionalisme sekaligus memperkuat rasa toleransi antar suku, agama dan ras generasi muda sejak dari lingkungan terkecil. ‘’Khususnya dalam keluarga dan dunia pendidikan. Namun, nilai-nilai Pancasila dan kesadaran berbhinneka tunggal ika, terus diimplementasikan, khususnya di lingkungan kampus bagi mahasiswa,’’ paparnya.

Terkait sarana dan prasarana AMN, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono merasa puas dengan pembangunan AMN yang menurutnya memiliki kualitas bangunan dan lanskap yang baik. “Kualitas bangunan dan lanskap cukup memuaskan,’’ pungkas Basuki.

Terpisah, M Reva Sastrodiningrat, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jatim Ditjen Cipta Karya mengatakan, AMN dikerjakan September tahun 2021 dan telah selesai Mei 2022. AMN Surabaya terdiri dua blok bangunan setinggi lima lantai dengan selasar penghubung di antara bangunan. Blok satu untuk asrama perempuan. Sementara yang lainnya laki-laki. ‘’Kedua tower setinggi 5 lantai itu berkapasitas 188 unit kamar untuk menampung 528 mahasiswa,” kata Reva.

Berita Lainnya:  Pengamat: Pengunduran diri Kusnadi tindakan "gentle man"

Direktur Bina Penataan Bangunan, Boby Ali Azhari menambahkan, fasilitas yang dibangun di AMN Surabaya tidak hanya menyediakan hunian. Tetapi dilengkapi fasilitas untuk pengembangan kompetensi mahasiswa. “Seperti perpustakaan atau ruang baca, ruang belajar, ruang seni, laboratorium bahasa, lapangan olahraga, ruang pembinaan entrepreneurship, kebun, serta ruang komunal lainnya”, kata Boby dengan menyebut AMN akan dihibahkan dan dikelola BIN dan Kemendikbud. (has/lim)

Ikuti Juga Berita Malang Hari Ini dan Info seputar Arema FC, Arema dan Aremania di Youtube dan Tiktok Kami

BERITA LAINNYA