spot_img
Thursday, June 20, 2024
spot_img

Kedai Ramah Djiwa, Surga Tersembunyi Pecinta Kuliner

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Di tengah hiruk pikuk dan kesibukan Kota Malang yang tiada habisnya, tempat-tempat hidden gem selalu menjadi pilihan tepat untuk melepas lelah dan lapar. Kedai Ramah Djiwa menjadi salah satu alternatif hidden gem alias surga tersembunyi para pecinta kuliner di Kota Malang.

Untuk mencari lokasi Kedai Ramah Djiwa diperlukan usaha yang agak sedikit lebih keras. Namun jika sudah mengenal jalan-jalan di Kota Malang, rasa-rasanya tidak terlalu sulit. Dari Jl Letjen Sutoyo, pecinta kuliner cukup mencari lokasi Gang IV. Setelah itu masuk saja dan ikuti jalan. Sampai di tengah-tengah gang tersebut, pecinta kuliner akan menemukan papan petunjuk arah Kedai ramah Djiwa dan tinggal mengikutinya lagi.

Sesampai di depan Kedai Ramah Djiwa, pecinta kuliner akan disambut dengan hamparan parkir luas. Cukup untuk beberapa unit mobil dan belasan motor. Jadi tidak perlu khawatir kehabisan tempat parkir jika bertandang ke sini.

Saat kaki memasuki area Kedai Ramah Djiwa, suasana teduh dan nyaman pun langsung terasa. Ini karena banyak pepohonan dan tanaman hijau nan rindang yang tersebar di berbabai sudut area lokasi. Pemilihan perabot serba kayu dan lantai unfinished mendukung suasana asri di tempat ini.

Ada beberapa area pilihan area untuk duduk. Pilihan pertama area kebun dengan meja kursi makan lebih banyak. Lantainya terdiri dari hamparan batu kerikil dan di samping kanan kiri ada pohon dan tanaman hias. Pilihan berikutnya adalah area yang dikemas seperti teras rumah jadul. Di sini lebih adem karena dekat dengan pohon besar. Dan terakhir, jika cuaca mendukung, bisa memilih area rooftop yang kapasitasnya lebih terbatas.

“Kami sengaja mengusung konsep garden café untuk tempat ini agar bisa menghadirkan suasana yang nyaman. Di sini, pengunjung tidak hanya sekadar menikmati makanan, tetapi juga suasananya yang nyaman dan asri. Bisa untuk nongkrong, ngobrol-ngobrol dengan keluarga dan teman atau untuk acara lain,” ujar owner Kedai ramah Djiwa, Yuyun Arief pada Malang Posco Media.

Proses pembangunannya sendiri tidak membutuhkan waktu lama karena memang tidak dikonsep seperti bangunan permanen. Bahkan beberapa bagian bangunan menggunakan kayu dan bahan lain dari sisa bongkaran rumah owner. Sedangkan untuk pemilihan furniture, Kedai Ramah Djiwa menggunakan furniture berbahan kayu yang sebagian merupakan koleksi dari pemilik.

Untuk menu, Yuyun menyebutkan Kedai Ramah Djiwa menyajikan makanan rumahan keluarga Jawa yang sehari-hari bisa dikonsumsi. Seperti Bakmie Godhog dan Nasi Goreng Kampung. Kedua menu ini merupakan produk best seller. Selain itu juga ada menu kekinian yang disukai oleh anak muda, seperti Geprek Ayam, Chicken Katsu dan Dori.

“Sedangkan untuk menu minuman, kami padukan juga antara yang tradisional dan kesukaan anak muda. Seperti aneka wedang rempah, jamu, kopi kekinian hingga berbagai minuman squash,” sambungnya.

Jika ingin sekadar bersantai, pilihan snack di sini juga sangat beragam. Untuk snack gurih, Tempe Mendoan, Tahu Walik dan Rujak Cireng bisa menjadi pilihan. Sedangkan snack manis, bisa memilih Pisang Goreng dan Donat Ramah. Soal harga, pecinta kuliner tidak perlu khawatir. Menu-menu yang disajikan di Kedai Ramah Djiwa dibanderol dengan harga yang sangat bersahabat. (nda)

Kedai Ramah Djiwa

Jl Letjen Sutoyo Gang V

Buka Setiap Hari

Jam 08.00-24.00

Menu Favorit

Makanan:

–              Bakmie Godhog Rp 22.000

–              Nasi Goreng Kampung Rp 20.000

Minuman:

–              Kopi Susu Kampung Rp 15.000

–              Teh Tubruk Rp 15.000

Snack:

–              Tempe Mendoan Rp 15.000

–              Donat Ramah Rp 15.000

spot_img

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img