spot_img
Thursday, June 20, 2024
spot_img

Ketersediaan Vaksin Covid-19 Terbatas

Berita Lainnya

Berita Terbaru

MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Ketersediaan vaksin Covid-19, terutama vaksin booster di Kabupaten Malang kian jarang ditemukan di sejumlah fasilitas kesehatan (faskes) seperti puskesmas. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang sengaja tidak mengajukan permintaan tambahan ke Provinsi Jatim.

Kadinkes Kabupaten Malang, drg. Wiyanto Wijoyo mengakui, pihaknya tidak berani untuk mengajukan tambahan karena permintaan vaksin sudah jarang. “Saat ini, vaksin jenis seperti Pfizer sudah tidak ada. Digantikan dengan Indovac dan Inavac. Masa kedaluarsanya tidak terlalu lama. Hanya satu dua bulan,” katanya.

“Sebab itu, kami juga tidak berani meminta dalam jumlah banyak karena jika tidak segera disalurkan, akan kadaluarsa. Pengajuan kiriman vaksin tetap dilakukan dalam jumlah terbatas untuk meminimalisir risiko tak terpakai. Kami tetep minta hanya beberapa ribu saja. Seribu dosis saja tidak habis dalam sebulan,” urainya.

Mantan Kepala Puskesmas Pakis itu menuturkan, saat ini penyaluran vaksin, khususnya booster pertama masih sekitar 70 persen. “Sebenarnya masih ada kebutuhan, tetapi sudah jarang permintaan. Seperti di pabrik dan kebutuhan calon jamaah haji. Tetapi kebanyakan mereka sebelumnya sudah melakukan secara mandiri,” ungkapnya.

Menurut drg Wie, sapaannya, pelayanan vaksin masih bisa dilakukan di puskesmas. “Tapi jika puskesmas mendapatkan jatah vaksin, di hari-hari tertentu saja dalam sebulan,” tegas dia. Pantauan Malang Posco Media, vaksin tidak bisa diakses setiap hari di sejumlah faskes seperti rumah sakit, puskesmas dan klinik umum.

Di Puskesmas Dau misalnya, vaksinasi dosis 1,2 dan booster hanya tersedia pada tanggal 26 dan 27 di bulan Mei ini. Sedangkan di Puskesmas Kepanjen, petugas menyatakan bahwa stok masih kosong. Hal serupa juga terjadi di sejumlah rumah sakit pemerintah dan swasta seperti RS Wava Husada dan RSUD Kanjuruhan.

“Saat ini memang belum ada tambahan stok vaksin. Kemungkinan di Dinas Kesehatan atau puskesmas yang masih ada. Mengenai ketersediaan stok untuk vaksin, kami memang harus menunggu kiriman dari Dinkes Kabupaten Malang,” ungkap Lukito, Humas RSUD Kanjuruhan Kepanjen. (tyo/mar)

spot_img

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img