spot_img
spot_img

KH. Marzuki: Selamatkan Masyarakat Awam

Malang Posco Media, Malang – Ketua PW NU Jawa Timur KH. Marzuki Mustamar meminta kepada semua pengurus NU untuk bersama-sama menyelamatkan masyarakat awam. Karena belakangan banyak pihak yang menuding tradisi amaliah NU sebagai perbuatan bidah, kufarat. Padahal amaliah NU yang selama ini dilakukan memiliki dalil yang kuat dalam hadis shohih.

Masyarakat awam yang tidak mengetahui dalil-dalil dalam amaliah NU di doktrin bahwa amalan NU tidak berdasar. Mereka berupaya juga merebut masjid dan musala yang didirikan warga NU untuk meninggalkan amaliah yang selama ini dijalankan seperti tahlilan, salawatan, ziarah kubur, tawasul dan lainnya.

Berita Lainnya:  Kebut Dokumen Revitalisasi Pasar Besar

“NU ikut bergerak, bagaimana program ranting dan MWC berjalan. Jangan sampai majid dan musala NU diambil alih mereka dengan dalih pemurnian agama. Wajib bimbing umat kita dengan sunah nabi,” kata KH. Marzuki Mustamar dalam Pelantikan dan Musker 1 MWC NU Kecamatan Sukun Kota Malang di Auditorium Multikultural Unikama, Minggu (4/12).

Mantan ketua PC NU Kota Malang menyebutkan semua amalian yang dilakukan NU mulai tahlilan, ziarah kubur, baca qunut, zikir jamaah setelah salat, tawasul, doa dengan syair, memberi makan orang yang takziah semua memiliki dalil yang kuat dalam hadis shohih.

Berita Lainnya:  Taman Kyai Malik Hidden Gem Kedungkandang Dibuka

Seperti ustad diluar NU mengatakan haram ada masak- masak dirumah duka untuk memberi makan yang takziah. Padahal hal itu ada dasarnya dalam hadis shohih Bukhori nomor 5417.

“Komitmen NU itu berpegang teguh total pada sunah nabi dan tidak ada yang diingkari,” ungkapnya di hadapan para pengurus MWC NU Sukun.

Karena itu baginya ber-NU itu menjadi wajib agar jangan sampai ajaran nabi ada yang diingkari. “Di NU memegang teguh komitmen Aswaja dan di NU tidak ada tolak hadis shohih,” tandasnya. (aim)

BERITA LAINNYA