spot_img
Friday, June 14, 2024
spot_img

Komitmen Pemkot Batu Serap Produk Lokal

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Gelar Busines Matching

MALANG POSCO MEDIA, KOTA BATU- Tagline ‘Makin Lokal Makin Bangga’ tidak hanya digembar-gemborkan oleh Pemkot Batu melalui Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Kota Batu. Namun hal tersebut dibuktikan melalui kegiatan Busines Matching yang bertemakan Gerakan Bangga Produk Lokal di Graha Pancasila Bali Kota Among Tani Batu, Rabu (1/11) kemarin.

Dalam kegiatan yang mengundang 130 peserta lintas sektoral tergabung dalam Hexahalix. Mereka meliputi pelaku usaha lokal, komunitas, akademisi, media, pemerintah hingga regulator. Pada kegiatan tersebut para peserta mendapatkan pembinaan dan advokasi.

Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai menjelaskan meski baru pertama digelar, Busines Matching memiliki tujuan luar biasa yakni untuk membangun semangat dan kreativitas para pelaku usaha. Tujuannya meningkatkan perekonomi masyarakat Kota Batu.

“Ini adalah inisiasi murni dari Pemkot Batu. Harapan saya cara ini mampu mengangkat perekonomian masyarakat Kota Batu di tengah-tengah perkembangan teknologi yang cukup cepat. Semoga peserta yang hadir memanfaatkan dan semakin bangga terhadap produk lokal yang ada di Kota Batu,” ujar Aries kepada Malang Posco Media.

Dengan antusias peserta yang tinggi, Ia mendorong agar kegiatan serupa digelar secara berkelanjutan, dengan kemasan luar biasa dan cakupan peserta yang lebih luas lagi. Serta bisa mempertemukan para pengusaha di Indonesia, pemerintah daerah yang ada di Jatim dan nasional hingga pengusaha luar negeri.

“Ke depan kami ingin mempertemukan mereka, yang punya bisnis maupun produk lokal. Dengan begitu mereka akan bertukar informasi dan bisa bersaing di tingkat nasional bahkan tingkat internasional,” imbuhnya.

Bila pertemuan secara langsung terkendala, tentu kemajuan zaman bisa mempermudah, seperti secara virtual. Namun hal tersebut dirasa kurang menguntungkan. Karena tidak bisa melakukan transaksi secara langsung.

Sementara itu, Kepala BPBJ Setda Kota Batu, Dian Fachroni menyampaikan ada lima tujuan utama pihaknya menggelar kegiatan tersebut. Diantaranya untuk memperluas jaringan agar pemerintah dapat bertemu dengan para pelaku usaha dari berbagai latar belakang berbeda.

“Selain itu juga bertujuan sebagai media promosi, lewat pertemuan itu pelaku usaha dapat memperkenalkan produknya secara personal. Kemudian juga sebagai peluang usaha dan memberikan peluang bagi para pelaku usaha untuk menjual produk dan jasa kepada pemerintah,” terangnya.

Melalui pertemuan tersebut, bertujuan juga untuk melakukan transfer pengetahuan. Memberikan pengetahuan-pengetahuan baru, melalui pertukaran informasi dan pengalaman. “Melalui pertemuan ini, kami ingin meningkatkan produk lokal. Mulai dari peningkatan jumlah produk tayang, pelaku usaha terdaftar dan transaksi melalui belanja pengadaan barang dan jasa Pemkot Batu melalui E-Katalog lokal,” harapnya.

Saat ini tercatat jumlah transaksi E-Katalog okal terus mengalami kenaikan yang signifikan. Nilai transaksi E-Katalog lokal sampai September 2023 mencapai Rp 28,4 miliar. Naik dibanding tahun kemarin 2,3 miliar. “Sedangkan untuk produk tayang mencapai tahun ini mencapai 11.256. Tahun kemarin 1.120 produk tayang. Untuk penyedia tahun ini 419 penyedia dan tahun lalu 96 penyedia. Kemudian untuk etalase tahun ini 216 dan tahun lalu 21 etalase,” imbuhnya.

Selain pembinaan dan advokasi, juga dilaksanakan talk show outlook ekonomi Kota Batu tahun 2024. Dengan narasumber utama Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai dan Prof Candra Fajri Ananda serta Prof Sukir Maryanto. Kemudian, digelar talk show inisiatif, kolaborasi dan inovasi menuju bangga E-Lokal dengan narasumber Prof Annis Catur Adi, Syaiful Iqbal, Herman Aga dan Sujud Hariadi. (eri/udi)

spot_img

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img