spot_img
Tuesday, May 28, 2024
spot_img

Kota Batu, Banyak Aset Tak Terurus

Berita Lainnya

Berita Terbaru

MALANG POSCO MEDIA- Warga dan DPRD Kota Batu menyayangkan banyak aset Pemkot Batu tak terawat. Bahkan ada bangunan milik Pemkot Batu mangkrak.

Salah satunya diungkapkan Rizky Ramdan warga Kelurahan Temas, Kecamatan Batu  Kota Batu. Ia menyampaikan sejumlah aset milik Pemkot Batu tidak dimanfaatkan optimal. Padahal ada banyak contoh aset di kota dan kabupaten lain yang memanfaatkan aset dengan disewakan ke pihak lain.

“Di Batu banyak aset nganggur seperti di Sultan Agung yang bisa disewakan ke pihak swasta. Artinya pemerintah cukup sediakan tempat, sedangkan swasta yang investasi atau carikan modal,” usulnya.

Kemudian di Jalan Bukit Berbunga Desa Sidomulyo terdapat bekas kantor Dinas Pendidikan yang tidak terawat. Menurutnya aset tersebut bisa dimaksimalkan sebagai home stay yang memiliki nila jual tinggi.

Banyaknya aset nganggur dan tak terawat mendapat tanggapan Wakil Ketua I DPRD Kota Batu Nurochman. Pihaknya menilai banyak aset yang tidak terawat seperti Gedung Kesenian di Jalan Oro-oro Ombo.

“Kota Batu punya gedung kesenian, kalau ini dimaksimalkan dalam artian perawatan dan pemanfaatannya pasti akan mampu menggerakkan potensi seni budaya yang di harapkan berdampak pada apresiasi terhadap para pelaku seni budaya di Kota Batu,” bebernya.

Menurut dia, pemanfaatan dan perawatan aset daerah yang ada seperti Gedung Kesenian di Jalan Oro-oro Ombo akan ada banyak manfaat yang didapat. Di antaranya para pelaku seni dan budaya bisa memanfaatkan gedung tersebut untuk berlatih dan melestarikan kesenian dan kebudayaan.

Bahkan Cak Nur, sapaan akrab Nurochman mengkritik wacana pembangunan art center yang menunjukkan bahwa Disparta tidak memiliki perencanaan yang matang dan konsep yang tidak terintegrasi.

“Perencanaan bukan hanya sekadar perencanaan pembangunannya untuk menggugurkan kewajiban memenuhi ketentuan. Tapi lebih dari itu adalah perencanaan pemanfaatannya, perencanaan edukasi dan keberpihakan kepada pelaku dan penjaga seni budaya. Ini lebih penting dari sekedar membangun,” tegasnya.

Untuk diketahui saat ini seperti Gedung Kesenian Batu yang berada di Jalan Oro-Oro Ombo tak terawatt. Bahkan pada bagian atap depan rusak parah dan kayu bagian atap juga sudah lapuk dan rawan ambruk.

Anggota Komisi A DPRD Kota Batu  Ludi Tanarto juga mengkritik banyaknya aset Pemkot Batu yang tak terawat dan nganggur  namun bermunculan usulan pembangunan yang bukan kebutuhan masyarakat. 

Ketua Fraksi PKS Kota Batu ini mencontohkan rencana pembangunan seperti art center bukan termasuk kebutuhan. Pasalnya masih banyak pembangunan fisik yang primer atau mendasar yang belum tertangani. Selain itu juga banyak aset Pemkot yang masih nganggur dan tidak terawat.

Ludi menanyakan seberapa penting pembangunan art center bagi masyarakat. Pasalnya masih banyak aset Pemkot Batu yang masih bisa digunakan seperti Gedung Kesenian di Oro-Oro Ombo dan Sendra Tari di Sisir.  

Berbicara pembangunan fisik, lanjut warga Junrejo ini bahwa pihaknya meminta agar eksekutif mengusulkan program yang dibutuhkan dan bersentuhan langsung dengan masyarakat. Bukan pembangunan fisik karena keinginan.

“Kalau kita bicara bangun itu bukan masalah ingin. Tapi kebutuhan. Kalau keinginan tidak ada batasnya. Tapi kalau kebutuhan itu  prioritas,” pungkasnya. (eri/van)

spot_img

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img