spot_img
Saturday, July 20, 2024
spot_img

Krisis Penjaga Gawang

Berita Lainnya

Berita Terbaru

MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Arema FC dipastikan berburu pemain berposisi penjaga gawang lebih dari satu. Hal ini menyusul hengkangnya Teguh Amiruddin untuk menghadapi Liga 1 2024/2025. Sementara, pemain asing Julian Schwarzer pun diisyaratkan tak diperpanjang sebagai bagian evaluasi di musim lalu.

Teguh Amiruddin pun telah berpamitan. Ia akan memulai petualangan baru setelah membela Arema FC sejak 2020 lalu.

- Advertisement -

“Terima kasih banyak saya ucapkan untuk manajemen, para staf pelatih, official dan keluarga besar Arema FC serta suporter Aremania Aremanita yang telah menerima saya. Terima kasih atas dukungan, motivasi, kritikan, dan doa yg selama ini kalian berikan saat Arema bertanding. Keputusan yang tidak mudah bagi saya untuk berpamitan kepada klub yang saya cintai dan yang membesarkan saya,” tulis Teguh dalam akun Instagramnya akhir pekan lalu.

“Dalam suka duka sudah dilalui bersama hanya untuk menjaga agar nama Arema tetap jaya di kancah persepakbolaan Indonesia,” lanjutnya.

Menurut dia, momen terbaik dalam karirnya adalah bisa kembali ke tim yang telah mendidiknya mulai kecil. Dia bisa bermain dan membela tim Singo Edan. Namun, itu dilalui dengan proses tidak mudah.

“Saya harus merantau dulu menghabiskan waktu. Dari tahun 2011 saya terakhir di Akademi Arema, lalu balik di tahun 2020. Menurut saya momen terbaik saya bisa tampil di hadapan Aremania,” tambahnya.

Teguh berharap masih punya hubungan yang baik dengan pemain dan manajemen tim. “Saya berharap silaturahmi dengan keluarga besar Arema FC bisa tersambung terus di manapun berada. Semoga Arema FC semakin sukses di masa yang akan datang,” tambah dia.

General Manager Arema FC Muhammad Yusrinal Fitriandi mengakui menghormati keputusan Teguh. Ia berterima kasih, karena sang pemain telah berdedikasi bagi tim.

“Teguh memilih untuk tidak lagi bersama Arema, kami hormati keputusan Teguh. Kami sampaikan terima kasih atas kontribusi Teguh di Arema FC, tentu kami doakan kedepan agar karirnya semakin bersinar,” tuturnya.

Kehilangan Teguh kini di skuad Singo Edan menyisakan Dicki Agung Setiawan. Sementara kontrak dari Julian Schwarzer pun telah selesai.

Bisa dipastikan Arema FC berburu minimal dua penjaga gawang. Baik itu pemain lokal, atau kembali mempercayakan slot kiper kepada pemain asing.

Menurut pria yang akrab disapa Inal tersebut, saat ini tim Singo Edan tengah melakukan inventarisasi kebutuhan tim untuk musim depan. Namun dia memastikan tim sedang berbenah bertahap, termasuk dalam hal komposisi pemain.

“Doakan, bertahap sudah kita lakukan untuk mempersiapkan tim untuk menyambut kompetisi,” pungkas dia. (ley/jon)

Teguh berharap masih punya hubungan yang baik dengan pemain dan manajemen tim. “Saya berharap silaturahmi dengan keluarga besar Arema FC bisa tersambung terus di manapun berada. Semoga Arema FC semakin sukses di masa yang akan datang,” tambah dia.
General Manager Arema FC Muhammad Yusrinal Fitriandi mengakui menghormati keputusan Teguh. Ia berterima kasih, karena sang pemain telah berdedikasi bagi tim.
“Teguh memilih untuk tidak lagi bersama Arema, kami hormati keputusan Teguh. Kami sampaikan terima kasih atas kontribusi Teguh di Arema FC, tentu kami doakan kedepan agar karirnya semakin bersinar,” tuturnya.
Kehilangan Teguh kini di skuad Singo Edan menyisakan Dicki Agung Setiawan. Sementara kontrak dari Julian Schwarzer pun telah selesai.
Bisa dipastikan Arema FC berburu minimal dua penjaga gawang. Baik itu pemain lokal, atau kembali mempercayakan slot kiper kepada pemain asing.
Menurut pria yang akrab disapa Inal tersebut, saat ini tim Singo Edan tengah melakukan inventarisasi kebutuhan tim untuk musim depan. Namun dia memastikan tim sedang berbenah bertahap, termasuk dalam hal komposisi pemain.
“Doakan, bertahap sudah kita lakukan untuk mempersiapkan tim untuk menyambut kompetisi,” pungkas dia. (ley/jon)

- Advertisement -spot_img

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img