spot_img
Tuesday, May 21, 2024
spot_img

Lagi, Sejumlah Nama Bermunculan Ramaikan Pilkada

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Wasto, Nurcholis Sunuyeko dan Lili Ulifah, Fairouz Huda, H Puguh Wiji Pamungkas

MALANG POSCO MEDIA– Sejumlah nama masih bermunculan di bursa Pilkada Kota Malang dan Kabupaten Malang. Untuk Pilwali di antaranya mantan Sekda Kota Malang Wasto, Rektor Universitas Insan Budi Utomo Nurcholis Sunuyeko dan Lili Ulifah hingga Fairouz Huda. Sedangkan Pilbup Malang muncul nama H Puguh Wiji Pamungkas.

Mantan Sekda Kota Malang tahun  2017-2021, Wasto, menjadi salah satu figur yang santer dikabarkan meramaikan bursa Pilwali Kota Malang. Wasto telah berkiprah jauh untuk pembangunan di Kota Malang. Sehingga membuat namanya cukup dikenal di tengah masyarakat.

Setelah pensiun dari jabatan Sekda Kota Malang, ia  sempat dipercaya menjadi caretaker Ketua KONI Kota Malang juga Ketua Harian KONI Kota Malang. Selain itu sebagai Pembina  Kader Lingkungan Kota Malang. Tidak berhentinya pengabdian Wasto ini pun membuat ketokohannya makin populer, hingga sebagian masyarakat menilainya bisa menjadi calon Wali Kota Malang yang cukup ideal.

Sejumlah jabatan penting pernah dijabat Wasto. Di antaranya mantan Kabag Hukum Setda Kota Malang, mantan Kepala Bapeda Kota Malang dan  mantan Kepala DKP. Amanah lain yang kini diemban, Ketua PWRI Kota Malang dan Ketua PDDI Jawa Timur.  

Namun begitu, dikonfirmasi terkait namanya yang disebut sebut bakal mengikuti Pilkada tahun ini, Wasto  belum mau mengomentarinya terlalu jauh.

“Kalau masyarakat, ya saya bersyukur. Berarti di mata masyarakat, saya kira-kira masih dipandang. Intinya saya menghargai masyarakat, walaupun belum tentu saya menuju ke sana (Pilkada, red),” ujarnya.

Selain Wasto, ada figur lain yang juga sejak lama digadang meramaikan kontestasi Pilkada tahun ini. Yaitu Rektor Universitas Insan Budi Utomo Nurcholis Sunuyeko. Sejak beberapa bulan kemarin, ia sudah secara terbuka menyampaikan niatannya untuk maju dalam Pilkada kali ini. Ia berniat untuk menjadi N1 atau calon Wali Kota Malang.

Sam Rektor, sapaan akrab Nurcholis Sunuyeko juga punya catatan Panjang mengabdi untuk masyarakat. Di antaranya saat ini ia sebagai Pembina PWI Malang Raya dan mantan Ketua FORKI Kota Malang juga mantan Wakil Ketua KONI Kota Malang.

Kendati demikian, dikonfirmasi hingga tadi malam,   Nurcholis belum memberikan kabar terbaru untuk kepastiannya maju dalam Pilwali.

Sementara itu pegiat sosial kemasyarakatan  Lili Ulifah juga meramaikan bursa Pilwali Kota Malang. Ia resmi mendaftarkan sebagai calon Wakil Wali Kota Malang melalui  PSI  Kota Malang.

Lili menyerahkan formulir pendaftarannya kemarin pukul 10.00 WIB.  Dengan pendaftarannya itu, menjadikan Lili sebagai figur perempuan pertama yang diketahui secara resmi mendaftarkan ke kontestasi Pilkada Kota Malang

“Saya perempuan pertama yang daftar. Memang banyak dukungan dari masyarakat, minta saya maju. Akhirnya ya sudahlah saya putuskan maju melalui PSI,” terang Lili kepada Malang Posco Media kemarin.

Lili  diketahui sebagai pegiat  sosial di salah komunitas di Kota Malang. Yakni Gubuke Wong Ngalam (GWN). Saat ini ia dipercaya menjadi ketua dalam komunitas sosial tersebut.

“Tapi saya mendaftarkan diri untuk N2 (Wawali) ini atas nama pribadi bukan atas nama GWN. Tapi murni saya pribadi, sehingga saya mendaftar sebagai orang biasa saja. Serta ini karena banyak dukungan dari akar rumput,” tambahnya.

Dengan majunya dirinya dalam Pilkada ini, Lili juga sekaligus menyiratkan pesan kepada masyarakat lainnya terutama perempuan untuk mau maju menjadi calon pemimpin. Ia ingin membuktikan, dirinya yang hanya orang biasa saja berani mendaftar diri sebagai pemimpin, maka seharusnya orang lain yang lebih mampu secara materi bisa berani untuk memimpin dan membangun kotanya.

Di sisi lain  Fairouz Huda, semakin mantap  maju ke perebutan kursi N1. Dikonfirmasi Malang Posco Media, saat ini ia sedang melakukan persiapaan kepada stakeholder yang ada di Kota Malang termasuk bersosialisasi dengan tokoh-tokoh masyarakat yang ada. Ia juga sedang intens menjalin komunikasi dengan Partai Demokrat.

“Saat ini sedang intens menjalin komunikasi dengan Partai Demokrat karena memang asal rumah politik saya di Partai Demokrat,” terangnya kepada Malang Posco Media Senin (13/5) malam.

Dia  mau maju tidak dengan tangan kosong. Ia   aktivis yang sudah memiliki keresahan dan ide gagasan untuk Kota Malang. Ingin membawa ide besarnya untuk menjadikan Kota Malang sebagai kota wisata UMKM. Mengingat banyaknya potensi UMKM yang ada di Kota Malang sendiri.

Menurutnya, Kota Malang perlu dibranding sebagai kota tempatnya anak muda yang kreatif dan memiliki beragam potensi, khususnya UMKM yang berlimpah. Ia ingin menjadikan Kota Malang sebagai top of mind ketika membicarakan tempat nongkrong yang asyik untuk bergaul maupun pusat oleh-oleh ketika berwisata ke Malang Raya. 

H Puguh Wiji Pamungkas

Sementara itu H Puguh Wiji Pamungkas siap maju dalam kontestasi Pilkada Kabupaten Malang tahun 2024. Kepastian itu disampaikan Puguh kemarin. “Insya Allah saya maju Pilkada di Kabupaten Malang. Sebagai N1,’’ katanya.

Dia mengatakan  saat ini mulai melakukan komunikasi politik dengan sejumlah partai, untuk menjalin koalisi. Bahkan pagi kemarin, Puguh melakukan pendekatan politik dengan Partai Golkar. “Tadi pagi (kemarin) saya bersilaturahmi ke rumah Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Malang bapak Siadi. Alhamdulillah respon beliau sangat bagus,’’ ungkapnya.

Puguh mengaku jika hubungannya dengan Partai Golkar sejatinya sangat baik sejak beberapa tahun terakhir. Terlebih dia dan Siadi sama-sama menjadi calon legislatif terpilih untuk DPRD Provinsi Jatim. Sehingga silahturahmi dan komunikasi pun berjalan apik sampai saat ini.

Puguh mengaku jika banyak partai yang sudah menghubunginya. Termasuk pengurus DPC PKB, pernah menghubungi dirinya agar mendaftar calon bupati melalui PKB yang saat itu membuka pendaftaran.

“Ada juga partai-partai lain, pernah menawari saya. Namun saya masih ingin diusung PKS berkoalisi dengan partai-partai lainya,’’ ungkap pemilik RS Wajak Husada ini.

Puguh mengatakan hasil pemilu 2024 lalu, PKS mendapatkan dua kursi di DPRD Kabupaten Malang. Jumlah itu belum mencukupi untuk mengusung sendiri calonnya. “Itu sebabnya kami akan berkoalisi,’’ ungkapnya.

Sesuai yang direncanakannya, PKS akan masuk dalam fraksi gabungan bersama Partai Demokrat dan Partai Hanura. Dua partai itu memiliki masing-masing satu kursi.  

Disinggung motivasinya mencalonkan diri sebagai Bupati Malang, Puguh mengatakan tak lain ingin berkontribusi. Puguh mengatakan jika dirinya adalah putra daerah asli Kabupaten Malang. Dia lahir dan tumbuh besar di Wajak.

“Sebetulnya berkontribusi bisa dilakukan dimana saja. Namun kalau ingin maju betulan, kami harus masuk dalam pemerintahan. Melalui program-program yang ada, kami bisa show of force membuat perubahan di Kabupaten Malang,’’ ungkapnya.

Perubahan yang dimaksud adalah perubahan yang lebih baik. Baik itu di bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur maupun pariwisata.

“Kabupaten Malang ini merupakan wilayah yang sangat kaya. Semuanya ada di sini. Ada gunung, laut, pendidikan dan lainnya. Jika itu semua dikelola dengan baik, saya yakin Kabupaten Malang ini akan maju pesat, dan masyarakatnya semakin sejahtera,’’ katanya.

Dia menjelaskan bahwa untuk membangun Kabupaten Malang dibutuhkan sinergi dan kolaborasi yang baik. Sehingga pembangunannya pun berjalan sesuai yang diinginkan.

“Karena zaman sekarang ini sudah diisi oleh kaum mileneal. Cara berpikir milenial adalah bersinergi dan berkolaborasi untuk menciptakan sesuatu yang lebih baik. Cara ini juga yang akan kami lakukan saat kami jadi nanti,’’ tambahnya. (ian/mg1/ira/van)

spot_img

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img