spot_img
Monday, February 26, 2024
spot_img

Lebih Baik Menang Lawan Jepang, Atau Terakhir Berharap Bahrain Kalah

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Malang Posco Media – Timnas Indonesia masih harus menentukan nasib sendiri bila ingin lolos ke babak knock out Piala Asia 2023. Kemenangan Suriah dan Palestina membuat posisi Skuad Garuda di ujung tanduk karena kini merosot ke posisi 4 untuk klasifikasi klasemen peringkat tiga terbaik. Praktis, laga melawan Jepang di Thumama Stadium Qatar bakal menentukan nasib Marselino Ferdinan dkk.

Tentu lebih baik jika Timnas Indonesia bisa menang lawan Jepang sehingga langsung memastikan lolos ke babak 16 besar dengan status sebagai runner up Grup D. Sekaligus tanpa menunggu hasil klasemen akhir peringkat tiga terbaik.

Indonesia kini harus rela merosot ke peringkat 4 klasemen setelah Suriah mengalahkan India dengan skor 1-0 di Grup B dan Palestina membungkam Hong Kong 3-0.

Palestina melesat ke peringkat 1 klasifikasi peringkat tiga terbaik dengan poin 4. Di bawahnya, Suriah menempel dengan poin yang sama dan agregat gol sama pula yakni 0. Hanya saja, Suriah di bawah Palestina karena kalah jumlah produktivitas gol, yakni 1 berbanding 5.

Bahrain kini berada di peringkat 3, diikuti Indonesia dengan perolehan yang sama dan China yang dipastikan tersingkir serta Oman yang masih berpeluang besar, yang baru melakoni matchday ketiga, Kamis (25/1) besok.

Klasemen Peringkat 3 Terbaik Sementara

1. Palestina         3 1 1 1 (5-5) 4

2. Suriah              3 1 1 1 (1-1) 4

3. Bahrain            2 1 0 1 (2-3) 3

4. Indonesia       2 1 0 1 (2-3) 3

5. Oman              2 0 1 1 (1-2) 1

Sejatinya, Pelatih Shin Tae-yong sudah menegaskan bila ia tak mau berharap pada laga Suriah dan Palestina. Ia mau timnya tak memikirkan kelolosan yang ditentukan sebelum laga lawan Jepang.

“Tentu saja saya akan sangat senang jika kami bisa lolos ke babak 16 besar sebelum memainkan pertandingan melawan Jepang,” ujarnya dalam sesi jumpa pers jelang laga, Selasa, 23 Januari.

“Namun, saya tidak memikirkan hal tersebut. Saya hanya memikirkan bagaimana kami akan memainkan pertandingan melawan Jepang, beberapa persiapan teknis, dan beberapa detail. Saya tidak peduli dengan hasil dari tim-tim lain,” tambah dia.

Praktis, laga melawan Jepang bakal menentukan bagi Indonesia. Hasil imbang pun berbahaya bagi anak asuh Shin Tae-yong tersebut. Sebab, Oman tampaknya juga bakal mudah menambah tiga poin di matchday terakhir karena hanya melawan juru kunci grup Kirgizstan yang bahkan belum membuat gol di Piala Asia 2023 dan sudah kebobolan empat.

Nyaris mustahil berharap kejutan dibuat Kirgizstan yang bisa membantu nasib Indonesia. Otomatis, Indonesia wajib menentukan nasib sendiri bila ingin lolos. Malahan hasil imbang saja kini tidak cukup untuk menggusur Palestina dan Suriah. Indonesia wajib menang dan bisa lolos menjadi runner up Grup D.

Sementara itu, kondisi paling buruk, bila Indonesia kalah, maka Skuad Garuda pantang kalah dengan skor besar agar bisa terus bersaing dengan Bahrain. Di case ini, Bahrain juga terancam karena di partai pamungkas bakal menghadapi penghuni puncak klasemen sementara, Jordania, yang secara mengejutkan menahan imbang Korea Selatan di matchday kedua.

Bila Bahrain kalah, dan Indonesia bermain imbang, maka Merah Putih yang akan melaju. Bila sama-sama kalah atau sama-sama imbang, maka agregat gol akan dilihat berikutnya, kemudian produktivitas gol (gol lebih banyak) dan terakhir lagi-lagi adalah fairplay. 

Alhasil pemain Indonesia wajib bisa mengontrol emosi, tak sampai menerima kartu kuning dan berharap Bahrain gagal mendapatkan poin serta menerima lebih banyak hukuman kartu. (ley/bua)

spot_img

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img