spot_img
Sunday, July 14, 2024
spot_img

Lewat Marketplace Omzet Tembus Rp 75 Juta Per Bulan

Berita Lainnya

Berita Terbaru

MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Berjualan di Marketplace memudahkan bagi pemasaran dan penjualan produk tanpa dibatasi ruang dan waktu. Hal itu dirasakan  owner Tanduria, Habib Thabrani. Menurutnya Tanduria merupakan perpaduan antara pemanfaatan teknologi serta kepedulian terhadap lingkungan, mulai dari kursus memasak sampai dengan urban farming.

Dengan memanfaatkan Tokopedia serta ShopTokopedia Tanduria bisa menghasilkan profit yang cukup tinggi setiap bulannya.

“Hasilnya Tanduria bisa mendapatkan omzet sampai dengan Rp 75 juta setiap bulannya melalui Tokopedia serta ShopTokopedia. Bahkan saat mengikuti kampanye Beli Lokal, Tanduria mencatat kenaikan sejumlah 3 kali lipat penjualan dibandingkan sebelum bergabung dengan kampanye tersebut,” ujar pemilik Tanduria yang berada di Merjosari Lowokwaru Kota Malang itu.

Selain itu, mereka juga aktif dalam memanfaatkan berbagai platform media sosial salah satunya Tik Tok untuk membuat video singkat terkait dengan bagaimana tips-tips berkebun bagi masyarakat.

Menurut Communication Senior Lead Tokopedia Rizky Juanita Azuz berdasarkan data internal dari Tokopedia kategori produk rumah tangga, fesyen serta groceries menjadi beberapa produk yang paling laris di kota Malang sepanjang kuartal 1 2024. Sementara untuk Jawa Timur kategori seperti fesyen, groceries serta olahraga dan hobi yang paling tinggi.

“Berdasarkan data tersebut  Tokopedia serta ShopTokopedia terus menggencarkan berbagai campaign untuk pelaku usaha lokal bisa mendapatkan panggung yang tepat misalnya di Tokopedia ada kampanye Home Living SALEbration kemudian ada Dilayani Tokopedia dan lain sebagainya,” terangnya.

Malang juga memiliki potensi tersebut salah satunya yakni UMKM asal Malang Tanduria yang rutin menggunakan platform Tokopedia serta ShopTokopedia untuk memasarkan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga ketahanan pangan melalui urban farming. “Dari hasil tersebut mereka bisa menghasilkan sampai dengan Rp 75 juta perbulannya. Dari sini kita tahu bahwasannya peluang UMKM untuk bisa grow up masih sangat tinggi. Sehingga kami senantiasa mengkampanyekan berbagai campaign agar bisa membantu para pelaku UMKM untuk naik kelas,” jelasnya. (adm/aim)

spot_img

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img