spot_img
Thursday, May 23, 2024
spot_img

Macet Parah, Pelebaran Jalan Brosem Dilakukan Malam Hari

Berita Lainnya

Berita Terbaru

MALANG POSCO MEDIA, KOTA BATU- Pelebaran Jalan Bromo-Semeru (Brosem) Kota Batu mulai dikerjakan Senin (25/9) kemarin. Dampaknya, akses satu arah menuju Alun-alun Kota Batu dari arah Jalan Brantas macet parah dan harus dilakukan rekayasa lalin dengan menerapkan buka tutup jalan.

Kepala DPUPR Kota Batu, Alfi Nurhidayat menyampaikan kepada masyarakat Kota Batu maupun wisatawan, bahwa dengan dimulainya pelebaran Jalan Brosem secara tidak langsung akan mengalami penyempitan. Sehingga berdampak pada kemacetan sementara waktu karena adanya alat berat.

“Untuk menghindari kemacetan yang cukup panjang seperti siang tadi (kemarin, red.) karena alat berat yang membongkar jembatan. Maka untuk pengerjaan dilakukan pada malam hari. Meski begitu warga sekitar di Jalan Brosem agar melalui jalur alternatif lainnya untuk menghindari alat berat saat malam hari,” kata Alfi kepada Malang Posco Media, Senin (25/9) kemarin.

Dengan adanya pelebaran jalan tersebut, pihaknya memperkirakan pekerjaan pelebaran jalan bakal berakhir hingga November 2023. Mengingat kontrak pengerjaan yang membutuhkan waktu 120 hari dimulai sejak awal Agustus lalu.

“Kami sampaikan bahwa pelebaran Jalan Brosem merupakan program prioritas Pemkot Batu tahun ini sebagai solusi mengurai kemacetan di pusat kota. Pasalnya jalur Brosem jadi salah satu pusat kemacetan setiap akhir pekan,” bebernya.

Selain menjadi solusi kemacetan, lanjut dia, pelebaran jalan tersebut juga bertujuan meningkatkan kapasitas tampang dan tampung jalan utama menuju pusat Kota Batu. Serta agar mobilitas warga masyarakat dan wisatawan terlayani dengan baik yang pada akhirnya akan meningkatkan produktifitas masyarakat.

“Untuk teknis ruas Jalan Brosem akan dilebarkan dari eksisting 6-7 meter menjadi 10-12 meter dengan panjang 650 meter. Pelebaran ruas jalan dengan cara menutup saluran irigasi dengan box culvert,” imbuh Ketua PII Kota Batu ini.

Sedangkan untuk anggaran perencanaan menggunakan APBD Kota Batu 2022 senilai Rp 98 juta. Serta untuk pengawasan pelebaran jalan dianggarkan Rp 96 juta pada APBD Kota Batu 2023. Dari hasil lelang pekerjaan, pelebaran jalan Brosem dianggaran Rp 4,5 miliar. Dari proses lelang, PT. Mandiri Langgeng Gemilang adalah Jl. Raya Pandanrejo 256 RT. 004 RW. 001 Kota Batu keluar sebagai pemenang dengan harga penawaran Rp 3,3 miliar. (eri/udi)

spot_img

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img